Advertisement
Anomali Cuaca, Hujan Deras Tiba-Tiba Mengguyur Padang Arafah saat Jutaan Jemaah Calon Haji Berwukuf
Jamaah haji melakukan shalat Jumat di Masjidil Haram dibawah suhu lebih dari 40 derajat celcius di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (12/7/2019). Jamaah mulai berdatangan dari berbagai negara untuk melaksanakan ibadah Haji 1440 Hijriah. - ANTARA FOTO/Hanni Sofia
Advertisement
Harianjogja.com, MEKKAH- Hujan deras mengguyur saat jutaan jemaah calon haji menunaikan rukun haji berwukuf di Padang Arafah.
Wukuf di Padang Arafah tahun ini diwarnai anomali cuaca ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut bahkan hingga ke Puncak Jabal Rahmah.
Advertisement
Jemaah yang berada di Jabal Rahmah, gunung (bukit batu) yang berada tak jauh dari tenda jemaah di Arafah, Sabtu (10/9/2019), serentak meneriakkan kalimat pujian Ilahi saat hujan tiba-tiba turun dengan deras. “Allahu Akbar! La illa ha illallah,” teriak jemaah hampir serentak.
Mereka mendaki Jabal Rahmah seusai mengikuti salat Zuhur dan khutbah wukuf berjemaah di Arafah.
BACA JUGA
Awalnya cuaca terik dirasakan di sekitar Arafah hingga orang yang akan mendaki Jabal Rahmah merasakan panas sehingga banyak di antaranya menggunakan payung.
Banyak jemaah yang memilih untuk memanjatkan doa di Jabal Rahmah saat wukuf. Tempat itu memang jamak dipadati jemaah karena banyak yang meyakini berdoa saat wukuf di Jabal Rahmah merupakan tempat yang mustajab.
Cuaca yang awalnya terik dan menyengat, seketika tertutup awan mendung dan tak lama kemudian hujan deras mengguyur. Hujan mengguyur disertai petir yang menyambar.
Hujan berlangsung selama sekitar dua jam dari mulai pukul 14.00 hingga 16.00 waktu setempat. Setelah itu cuaca kembali cerah berawan. Namun, justru banyak jemaah yang bertahan di Jabal Rahmah untuk meneruskan doa mereka.
Tak lama kemudian hujan mereda, namun cuaca tetap terasa teduh berawan sehingga cukup ramah untuk jemaah dari Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Dirut Mundur, OJK Pastikan BEI Tetap Stabil
- Galon Bekas dan Biopori Tekan Sampah Warungboto Jogja hingga 50 Persen
- 13 Calon Petugas Haji Dicopot saat Diklat PPIH, Ini Alasannya
- Pemkab Bantul Bebaskan Pajak LP2B dan Siapkan Seragam Gratis di 2026
- Kasat Lantas Sleman Diganti Seusai Temuan Audit Itwasda Polda DIY
- Menkeu Purbaya Menilai Mundurnya Dirut BEI Jadi Sinyal Positif
- Kemenpar Belum Batasi Wisatawan Terkait Virus Nipah, Tunggu Kemenkes
Advertisement
Advertisement



