Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Ilustrasi sabu-sabu./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA- Mahasiswa baru diminta agar dilakukan tes narkoba.
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta agar rektor di perguruan tinggi melakukan tes narkoba pada mahasiswa baru.
"Tujuannya untuk memastikan mahasiswa yang baru masuk tersebut tidak mengonsumsi narkoba," ujar Menristekdikti di Jakarta, Selasa (30/7/2019).
Ia menambahkan tes narkoba tersebut sudah dilakukan sejak 2017. Oleh karena itu, dia meminta agar tes tersebut terus dilakukan. Selain itu, rektor juga diminta untuk memastikan di lingkungan kampusnya tidak ada peredaran narkoba.
Ia mengaku sangat menyesalkan kasus peredaran narkoba yang terjadi di sejumlah kampus di Jakarta. Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Barat berhasil menangkap lima bandar narkotika jenis ganja di lingkungan kampus, dua di antaranya mahasiswa. Bandar narkoba itu, ada yang berstatus mahasiswa aktif, ada yang sudah tidak sekolah lagi atau sudah drop out, kemudian ada yang bukan mahasiswa.
Sebanyak 80 kilogram ganja dibagi ke masing-masing kampus yang ada di DKI Jakarta. Sebanyak 39 kilogram sudah diedarkan di kampus yang berada di Jakarta Barat, dua kampus di Jakarta Selatan 9 kilogram, kemudian 12 kilogram di salah satu universitas di Jakarta Timur. Kemudian sisanya masih dalam penyidikan.
"Kami sangat menyesalkan adanya peredaran narkoba di lingkungan kampus ini. Oleh karena itu, kami meminta agar pengawasan ditingkatkan lagi," imbuh dia.
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan Ditjen Belmawa Didin Wahidin mengatakan pihaknya akan memperkuat apa yang sudah dilakukan, yakni Artipena atau aliansi relawan perguruan tinggi antipenyalahgunaan narkoba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
BGN DIY menggelar edukasi gizi serentak di seluruh SPPG pada 26-28 Agustus 2026 untuk memperkuat pemahaman gizi dan keamanan pangan MBG.
Draft RUU Perampasan Aset mengatur aset minimal Rp100 juta bisa dirampas negara, termasuk aset yang asal-usulnya tak dapat dibuktikan.
Polda Kalsel menguji cairan tepung berbasis pati singkong untuk menekan karhutla gambut, terutama di tiga wilayah prioritas.
Empat PNS Gunungkidul dijatuhi sanksi disiplin hingga penurunan pangkat dan jabatan. Ini rincian pelanggaran dan hukumannya.
Lahan hibah 30 hektare Meikarta masih diproses Kemenkeu. Rusun subsidi ditargetkan topping off akhir 2026.