Advertisement
Siswi SMP di Madiun Meninggal Ditabrak Bus Mira saat Berangkat Sekolah
Ilustrasi kecelakaan. (Solopos/Dok)
Advertisement
Harianjogja.com, MADIUN -- Seorang pelajar SMP bernama Hanifa Ramadanti, 13, meninggal dunia setelah ditabrak bus Mira jurusan Surabaya-Solo di Jalan Raya Surabaya-Madiun KM 155-156, Desa Balerejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (29/7/2019) pagi.
Siswi SMP itu menjadi korban kecelakaan di Madiun saat hendak berangkat sekolah dan menyeberangi jalan nasional itu dengan sepeda pancalnya.
Advertisement
Kanit Laka Polres Madiun, Iptu Nanang Cahyono, mengatakan peristiwa nahas itu berawal saat Hanifa hendak berangkat sekolah dengan menyeberangi jalan Surabaya-Madiun. Karena lokasi sekolahnya ada di seberang jalan.
Sebelum kecelakaan di Madiun terjadi, siswi itu melintasi jalan tersebut dan di tengah jalan. Ada bus Mira berpelat nomor S 7823 US yang melaju dari arah timur ke barat. Lantaran posisi antara bus dengan siswi itu terlalu dekat, sopir bus, Rudi Nur Adi, berusaha menghindari sepeda pancal tersebut.
BACA JUGA
"Sopir bus menghindar dengan mengarahkan bus ke kanan. Tapi karena jarak yang cukup dekat akhirnya bus menabrak bagian belakang sepeda," kata dia.
Sedangkan bus oleng dan menabrak jembatan yang ada di jalan tersebut. Siswi tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, untuk dimakamkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Isu Iuran BPJS Guru ASN 26 Kali Setahun Dipastikan Tidak Benar
- Lonjakan PAD Wisata Awal 2026 Dorong Target Rp60 Miliar di Gunungkidul
- Harga Sayuran di Bantul Anjlok saat Panen Raya, Pedagang Mengeluh
- Dirut Mundur, OJK Pastikan BEI Tetap Stabil
- Galon Bekas dan Biopori Tekan Sampah Warungboto Jogja hingga 50 Persen
- 13 Calon Petugas Haji Dicopot saat Diklat PPIH, Ini Alasannya
- Pemkab Bantul Bebaskan Pajak LP2B dan Siapkan Seragam Gratis di 2026
Advertisement
Advertisement



