Advertisement
Makna di Balik 'Koalisi Plus-Plus' Moeldoko, PKS: Ada Pergeseran Sikap Jokowi
Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi) bersama Prabowo Subianto berpelukan usai memberikan pernyataan pers saat menggelar pertemuan di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). - Suara.com/Arief Hermawan P
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Pernyataan Kepala Staf Presiden, Moeldoko, bahwa setelah Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dibubarkan maka akan ada "koalisi plus-plus", mengisyaratkan adanya pergeseran sikap Presiden terpilih Joko Widodo. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.
"Pernyataan Moeldoko bisa jadi mengisayaratkan ada pergeseran sikap Jokowi, misalnya merangkul Partai Gerindra padahal koalisi KIK sudah cukup gemuk," kata dia, di Jakarta, Jumat (26/7/2019).
Advertisement
Ia menilai wajar saat Partai NasDem dan beberapa partai politik lain bereaksi ketika ada pertemuan antara Jokowi-Prabowo dan Megawati-Prabowo.
Menurut dia, semua partai memiliki kebebasan memutuskan langkah politiknya masing-masing dan dia secara pribadi menilai koalisi parpol pendukung Prabowo-Sandi sesuai etika dan logika publik menjadi oposisi.
BACA JUGA
"PKS insya Allah istiqomah menjadi oposisi walaupun keputusan akhir ada di musyawarah Majelis Syuro PKS," ujarnya.
Mardani yakin PKS akan bersama dengan banyak pihak untuk menjadi oposisi seperti parpol dan para penggiat demokrasi. Ia menilai tidak menutup peluang ada parpol KIK yang kecewa dengan pembagian "kue" di kabinet.
"Pintu kami sebagai oposisi selalu terbuka (apabila ada parpol koalisi Jokowi yang kecewa)," katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua TKN KIK, Moeldoko, berkata, TKN KIK akan dibubarkan, setelah itu partai yang sebelumnya ada di luar koalisi bisa saja bergabung untuk mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Ia menilai selama ini koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin selama kampanye terbangun cukup baik dan bisa saja koalisi yang terbangun itu mendapat tambahan.
"Koalisi yang terbangun cukup baik, bahkan koalisi itu bisa plus-plus, kan begitu. Jadi bukan hotel saja yang 'plus-plus'," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Dilewati 143 Ribu Mobil Saat Lebaran
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- 144 Penyakit Ditanggung BPJS, Ini Daftar Lengkapnya
- Patroli China di Laut China Selatan Ancam Energi RI
- Puncak Arus Balik, Penumpang YIA Tembus 17 Ribu
- Anggaran Bantul Dipangkas, Program Prioritas Jadi Fokus
- Haji 2026 Sleman Aman, 1.650 Jemaah Siap Berangkat
- KLB Campak Meluas, Kemenkes Minta Nakes Siaga
- Selat Hormuz Berpotensi Dibuka, Harga BBM Bisa Turun?
Advertisement
Advertisement







