Advertisement
H-10 Lebaran, PU Pastikan Pantura Barat Bebas Lubang
Ilustrasi mudik / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KARAWANG—Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan jalan nasional Pantai Utara (Pantura) Jawa wilayah barat ditargetkan bebas lubang pada H-10 Lebaran tahun ini.
“Tadi disampaikan oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat bahwa memang masih ada lubang di beberapa titik, sudah berkurang dari yang awal sekitar 7.000 lubang, sekarang tinggal sisa 2.500 lubang, tapi kita pastikan H-10 sudah tidak ada lubang,” ujar Dody di Karawang, Jawa Barat, Sabtu.
Advertisement
Ia menjelaskan, perbaikan jalan dilakukan bertahap. Untuk metode pelapisan ulang aspal (overlay) di ruas Pantura barat diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua tahun.
Menurutnya, sekitar 100 kilometer terakhir mendekati perbatasan Brebes akan dilakukan overlay menggunakan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). “Karena 100 kilometer jadi mungkin perlu waktu sekitar dua tahun. Jadi penanganan Pantura akan kita lakukan dengan lebih sempurna lagi,” katanya.
BACA JUGA
Perbaikan overlay diprioritaskan pada ruas dengan kondisi kerusakan berat.
Kesiapan Mudik Lebaran 2026
Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kementerian PU memastikan kesiapan infrastruktur jalan tol maupun jalan nasional.
Saat ini terdapat 76 ruas tol beroperasi dengan total panjang 3.115,98 kilometer. Fasilitas pendukung mencakup 136 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP/rest area), 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta 539 gerbang tol.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memprediksi sekitar 144 juta orang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 H, berdasarkan hasil survei nasional. Angka tersebut berpotensi meningkat dibanding realisasi tahun sebelumnya.
Operasional posko angkutan Lebaran dijadwalkan berlangsung pada 13–29 Maret 2026 guna mengoordinasikan seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian.
Sejumlah langkah antisipasi juga disiapkan, termasuk pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas, kecuali pengangkut bahan pokok, BBM, dan kebutuhan penting lainnya sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian.
Selain itu, Kementerian Perhubungan bersama Korps Lalu Lintas Polri akan menerapkan rekayasa lalu lintas seperti contraflow, sistem satu arah (one way), dan ganjil genap di sejumlah ruas tol yang berpotensi padat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
Advertisement
Jadwal SIM Keliling di Sleman Rabu 11 Maret 2026, Cek Lokasinya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Hasil Undian Piala FA: Man City vs Liverpool Tersaji di Perempat Final
- Maret 2026, 1.880 Hektare Lahan Padi di Kulonprogo Panen
- TikTok Batal Ditutup di Kanada, Operasi Lanjut dengan Pengawasan Ketat
- Prediksi Bhayangkara FC vs Arema FC: Duel Krusial Papan Tengah
- Harga Emas Pegadaian: UBS Rp3,05 Juta dan Galeri24 Rp3,03 Juta
- Trump Ancam Iran: AS Akan Balas 20 Kali Lipat Jika Selat Hormuz Diblo
- KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Fee Proyek
Advertisement
Advertisement








