Advertisement
Kejagung Lelang Aset Korupsi BLBI Bank Harapan Sentosa Rp12,39 Miliar
Foto ilustrasi penyitaan lahan oleh Satgas BLBI. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil melelang satu aset terkait perkara tindak pidana korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Bank Harapan Sentosa (BHS) atas nama terpidana Eko Edi Putranto, Hendra Rahardja, dan Sherny Kojongian.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa aset yang dilelang berupa satu bidang tanah dan bangunan seluas 541 meter persegi.
Advertisement
“Atas nama Eko Edi Putranto, berlokasi di Jalan Jatinegara Barat Nomor 132, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta,” ujar Anang, Sabtu.
Nilai limit lelang aset tersebut sebesar Rp12.386.028.000, dengan kenaikan penawaran minimum Rp10.000.000. Akhirnya, aset laku terjual seharga Rp12.396.028.000. Lelang berlangsung pada Kamis (26/2) di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta IV secara elektronik (e-Auction) melalui domain lelang.go.id tanpa kehadiran fisik peserta.
BACA JUGA
Latar Belakang Terpidana
Eko Edi Putranto, Hendra Rahardja, dan Sherny Kojongian merupakan direksi Bank Harapan Sentosa.
Dalam kasus korupsi BLBI Bank Harapan Sentosa:
- Hendra Rahardja, mantan Presiden Komisaris, divonis penjara seumur hidup. Ia sempat melarikan diri ke Australia dan meninggal pada 26 Januari 2003.
- Eko Edi Putranto, mantan Komisaris PT BHS, divonis 20 tahun penjara.
- Sherny Kojongian, mantan Direktur Kredit PT BHS, juga divonis 20 tahun penjara.
- Lelang aset ini merupakan bagian dari upaya Kejagung untuk memulihkan kerugian negara dari tindak pidana korupsi BLBI, sekaligus menunjukkan komitmen dalam menindak tindak pidana korupsi yang melibatkan pihak perbankan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
Advertisement
Advertisement







