Advertisement
Diancam Akan Dibunuh karena Kinerja, Anies Baswedan Tak Merasa Terganggu
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. /Suara.com - Fakhri
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Menjadi pemimpin daerah memiliki risiko tinggi, salah satunya mendapatkan teror. Hal ini dialami oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Anies diancam dibunuh. Ancaman itu beredar lewat video di media sosial. Seorang pria mengancam akan membunuh Anies Baswedan karena kecewa dengan kinerjanya. Anies pun santai.
Advertisement
Anies mengaku belum melihat videonya secara keseluruhan. Namun menurutnya sekarang adalah zaman masyarakat bisa mengungkapkan pendapatnya secara bebas dan harus dinilai secara objektif.
Anies juga belum berencana untuk melaporkan pengancam dalam video ke polisi. Ia akan melihat isi videonya secara keseluruhan terlebih dahulu.
BACA JUGA
"Saya belum dengar lengkap," kata Anies.
Dengan beredarnya video tersebut, Anies mengaku tidak terganggu. Ia menyebut akan tetap fokus melakukan pekerjaannya sebagai Gubernur Jakarta.
"Biasa saja. Saya nggak merasa terganggu dan kita terus kerja urus jakarta," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
- Demi Kopdes Merah Putih, Mendes Minta Izin Minimarket Baru Ditahan
- Menhub Dorong Masjid di Jalur Mudik Jadi Rest Area Lebaran 2026
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
Advertisement
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Koperasi Merah Putih Soroti Program Wamira di Kota Jogja
- Praperadilan Yaqut di PN Jaksel Uji Status Tersangka Korupsi
- Halal Warriors Kulonprogo Bantu UMKM Urus Sertifikat
- Bank Jateng-HIPMI Jakarta Timur Teken MoU Salurkan Pembiayaan Rp2,5 M
- Top Ten News Harianjogja.com Selasa 24 Februari 2026
- Bulog DIY Serap 24.111 Ton Gabah, Lampaui Target Februari
- Ahli di MK: Diskresioner Menteri Terkait Kuota Haji Amanat konstitusi
Advertisement
Advertisement








