Advertisement
Gara-Gara Truk Pengangkut Motor, Underpass Makamhaji Sukoharjo Macet
Antrean kendaraan di underpass Makamhaji, Sukoharjo, Senin (15/7 - 2019). (Solopos/Damar Sri Prakoso)
Advertisement
Harianjogja.com, SUKOHARJO – Truk pengangkut sepeda motor yang diduga menabrak trotoar menyebabkan antrean kendaraan di underpass Makamhaji, Sukoharjo, Senin (15/7/2019) pagi.
Polisi terpaksa menerapkan buka tutup jalur di underpass Makamhaji. Arus lalu lintas dari timur dan barat dibuka tutup bergantian. Kemacetan panjang terjadi di sepanjang jalur tersebut. Kendaraan dari arah barat antre panjang. Begitu juga kendaraan dari arah timur. Bahkan, antreannya hingga di depan kampus STIES Surakarta.
Advertisement
Berdasarkan pantauan JIBI/Solopos, Damar Sri Prakoso, hingga pukul 08.00 WIB antrean kendaraan masih belum terurai hingga sepanjang 200 meter. Sebanyak tiga polisi diturunkan untuk membantu mengatur kepadatan kendaraan dengan membagi arus secara bergantian.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
- Dampak MBG Akan Dibaca dari Pertumbuhan Otak dan Fisik Anak
Advertisement
Profil Kombes Edy S: Mantan Kepala SPN yang Tersandung Kasus Hogi
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Jorge Martin Menepi di Sepang, Aprilia Percayakan RS-GP26 ke Savadori
- Arteta Puas Arsenal Finis Teratas, Soroti Keuntungan Langsung
- Raheem Sterling Resmi Bebas Transfer Seusai Pisah dengan Chelsea
- HyperOS 3 Bikin Ponsel Xiaomi Impor Bootloop, Ini Penyebab dan Solusi
- KAI Sediakan Pengering Payung dan Pembersih Sepatu di Stasiun
- YouTube Music Kini Bisa Lanjutkan Lagu di Perangkat Lain Tanpa Ribet
- Tanpa Tanda Damai, Perang Rusia vs Ukraina Telan Hingga 2 Juta Korban
Advertisement
Advertisement



