Advertisement
Serangan Sebuah Hotel di Somalia Tewaskan 26 Orang
Ilustrasi di Somalia. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Penyerangan terhadap sebuah hotel di Kismayu, Somalia telah menewaskan setidaknya 26 orang dari berbagai negara.
Kelompok Islamis Al Shabaab mengaku bertanggung jawab terhadap serangan yang terjadi pada Jumat (12/7/2019) itu. Dalam peristiwa tersebut, para pelaku menyerang hotel yang menjadi lokasi pembahasan Pemilu Sudan--yang ketika itu dihadiri oleh sejumlah tokoh lokal senior dan anggota legislatif.
Reuters melansir Sabtu (13/7/2019), korban tewas antara lain berasal dari Kenya, AS, Inggris, dan Tanzania. Calon presiden untuk Pemilu lokal setempat juga terbunuh, demikian juga dengan 2 jurnalis dan 1 staf badan PBB yang tengah berada di sana.
Presiden kawasan Jubbaland Ahmed Mohamed menyatakan empat anggota kelompok militan menyerang hotel, termasuk seorang pengebom bunuh diri.
"Di antara yang meninggal adalah kandidat presiden Jubbaland bernama Shuuriye. Empat militan menyerang hotel. Satu di antara mereka adalah pelaku bom mobil, 2 lainnya ditembak mati, dan 1 ditangkap hidup-hidup oleh petugas keamanan Jubbaland," paparnya.
Mohamed menambahkan 56 orang lainnya terluka dalam serangan itu, termasuk dua warga China.
Adapun dua jurnalis yang menjadi korban adalah Hodan Naleyah dari Integration TV dan Mohamed Sahal Omar dari SBC TV. Jama Fariid, suami Naleyah, juga tewas dalam peristiwa itu.
Kelompok Al Shabaab diusir keluar dari Mogadishu pada 2011, dan sejak saat itu posisinya makin terdesak sehingga harus merelakan wilayah-wilayah pertahanan mereka. Kelompok ini juga sebenarnya telah diusir keluar dari Kismayu pada 2012.
Kismayu adalah ibu kota niaga Jubbaland, wilayah di selatan Somalia yang sebagian masih dikuasai oleh Al Shabaab. Kota itu menjadi sumber pendapatan terbesar Al Shabaab, di mana mereka menerapkan pajak, komisi dari ekspor batu bara dan senjata serta impor produk ilegal.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
Advertisement
Hasil Sidang Disiplin, Mantan Kapolresta Sleman Diberi Sanksi Teguran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Komisi A DPRD DIY Dorong Reformasi Digital Layanan Publik
- Jukir Diserang Sajam di Jalan Godean, Pelaku Ditangkap
- Mahasiswa UNY Soroti Pelemahan Aktivis Lewat Mekanisme Administratif
- Calvin Verdonk Bantu Lille Lolos 16 Besar Liga Europa
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 27 Februari 2026
- Jadwal KA Bandara YIA Reguler dan Xpress Jumat 27 Februari 2026
- Cuaca DIY Jumat 27 Februari 2026: Seluruh Wilayah Alami Hujan Ringan
Advertisement
Advertisement








