34.853 Jemaah Haji Pulang via Soetta, Kepulangan Dimulai 1 Juni
Sebanyak 34.853 jemaah haji akan tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta sepanjang Juni 2026. Kepulangan perdana dimulai dari Jeddah pada 1 Juni.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis memeriksa dua saksi yang merupakan tahanan Kejaksaan dalam penyidikan kasus suap terkait perkara yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Dua saksi itu diperiksa untuk tersangka mantan Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Agus Winoto (AGW), yakni Reymond Rawung dan Hary Suwanda.
"Ya tadi sudah datang dua orang saksi yang merupakan tahanan pihak Kejaksaan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (11/7/2019).
Terkait pemeriksaan dua saksi itu, kata Febri. KPK perlu mendalami rangkaian soal peristiwa pokok karena diduga suap dilakukan untuk mempengaruhi tuntutan dalam perkara yang ditangani Kejati DKI tersebut.
"Dalam melakukan pemeriksaan ini, koordinasi kami lakukan dengan Kejaksaan sebagai institusi yang menangani," kata Febri.
Selain Agus Winoto, KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yakni Alvin Suherman (AVS) seorang pengacara dan Sendy Perico (SPE) dari pihak swasta atau pihak yang berperkara. Dalam konstruksi perkara dijelaskan bahwa tersangka Sendy melaporkan pihak lain yang menipu dan melarikan uang investasinya sebesar Rp11 miliar.
Sebelum tuntutan dibacakan, Sendy dan Alfin telah menyiapkan uang untuk diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum. Uang ini diduga ditujukan untuk memperberat tuntutan kepada pihak yang menipunya.
Saat proses persidangan tengah berlangsung, Sendy dan pihak yang ia tuntut memutuskan untuk berdamai. Setelah proses perdamaian rampung, pada 22 Mei 2019, pihak yang ia tuntut meminta kepada Sendy agar tuntutannya hanya satu tahun.
Alfin kemudian melakukan pendekatan kepada Jaksa Penuntut Umum melalui seorang perantara. Perantara kemudian menginformasikan kepada Alfin bahwa rencana tuntutannya adalah selama dua tahun. Alfin kemudian diminta menyiapkan uang Rp200 juta dan dokumen perdamaian jika ingin tuntutannya berkurang menjadi satu tahun.
Kemudian, Alfin dan Sendy menyanggupi permintaan tersebut dan berjanji menyerahkan syarat-syarat tersebut pada Jumat (28/6/2019) karena pembacaan tuntutan akan dilakukan pada Senin (1/7/2019).
Pada Jumat (28/6/2019) pagi, Sendy menuju sebuah bank dan meminta Ruskian Suherman (pihak swasta) mengantar uang ke Alfin di sebuah pusat perbelanjaan di Kelapa Gading. Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB, Sukiman Sugita, seorang pengacara mendatangi Alfin di tempat yang sama untuk menyerahkan dokumen perdamaian.
Setelah itu, masih di tempat yang sama pada pukul 12.00 WIB, Ruskian mendatangi Alfin untuk menyerahkan uang Rp200 juta yang ia bungkus dalam sebuah kantong kresek berwarna hitam.
Selanjutnya, Alfin menemui Yadi Herdianto selaku Kasubsi Penuntutan Kejati DKI Jakarta di kompleks perbelanjaan yang sama, untuk menyerahkan kantong kresek berwarna hitam yang diduga berisi uang Rp200 juta dan dokumen perdamaian.
Setelah diduga menerima uang, Yadi menuju Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menggunakan taksi. Dari Yadi, uang diduga diberikan kepada Agus Winoto sebagai Aspidum Kejati DKI yang memiliki kewenangan untuk menyetujui rencana penuntutan dalam kasus ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 34.853 jemaah haji akan tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta sepanjang Juni 2026. Kepulangan perdana dimulai dari Jeddah pada 1 Juni.
Studi TU Graz ungkap risiko cedera penumpang wanita lebih tinggi 60% dalam kecelakaan mobil dan soroti bias uji tabrak.
Cara mudah menonaktifkan WhatsApp sementara tanpa mematikan koneksi internet di iPhone dan Android. Cocok untuk liburan tenang tanpa gangguan kerja.
FIFA resmi melarang pemain menggelar rapat taktis dengan pelatih saat kiper cedera di Piala Dunia 2026. Simak detail aturan terbaru dari Pierluigi Collina.
NACE mengungkap 10 jurusan paling dicari perusahaan pada 2026, dengan keuangan, teknik mesin, dan ilmu komputer tetap mendominasi di tengah ketatnya persaingan
MotoGP Hungaria 2026 kembali digelar di Sirkuit Balaton Park dengan lintasan teknis 4,115 km dan 18 tikungan. Simak jadwal lengkap WIB dari latihan hingga race