Rp9,05 Miliar Uang Judi Online Masuk Kas Negara dari Surabaya
Kejari Surabaya menyetorkan Rp9,05 miliar hasil rampasan kasus TPPU judi online ke kas negara dan terus menelusuri aliran dana ke luar negeri.
Kantor KPK - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga terkait penerimaan uang dari proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, serta praktik jual beli jabatan. Dalam operasi tersebut, KPK juga menyita uang tunai lebih dari Rp2 miliar.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dugaan penerimaan oleh Bupati Pemalang masih terus didalami. KPK saat ini tengah membahas konstruksi perkara dan pasal yang akan disangkakan, termasuk kemungkinan adanya dugaan penyuapan atau pemerasan yang berkaitan dengan proyek-proyek di lingkungan pemerintah daerah.
"Terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati terkait dengan proyek-proyek di wilayah Kabupaten Pemalang. Selain itu, penerimaan oleh Bupati juga diduga terkait dengan jual beli jabatan," katanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu.
Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 21 orang di Jakarta, Pemalang, dan Purworejo. Dari jumlah itu, sebanyak 12 orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Budi mengungkapkan penyidik turut menyita barang bukti berupa uang tunai senilai lebih dari Rp2 miliar. Selain itu, sejumlah barang bukti lain juga diamankan, meski belum dapat dipublikasikan.
“Tim mengamankan barang bukti uang tunai dengan nilai lebih dari Rp2 miliar,” kata Budi.
KPK juga melakukan penyegelan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan perkara tersebut. Lokasi yang telah disegel nantinya akan menjadi titik penggeledahan untuk mencari bukti tambahan setelah penetapan tersangka atau pengumuman hasil OTT.
“Itu menjadi salah satu titik yang dibutuhkan untuk dilakukan penggeledahan dalam rangka mencari bukti-bukti tambahan yang diperlukan untuk mengungkap perkara tersebut,” katanya.
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi telah melakukan OTT terhadap Bupati Pemalang. Operasi tersebut menjadi OTT ke-18 yang dilakukan lembaga antirasuah itu sepanjang 2026.
Dalam operasi tersebut, KPK menangkap lima orang di Jakarta, 15 orang di Pemalang, dan satu orang di Purworejo. Salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
Dari total 21 orang yang diamankan, sebanyak 12 orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka terdiri atas lima orang yang ditangkap di Jakarta, enam orang dari Pemalang, dan satu orang dari Purworejo.
Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.
Hingga saat ini, KPK masih mendalami dugaan tindak pidana yang terjadi, termasuk keterkaitan antara penerimaan uang, proyek pemerintah daerah, dan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejari Surabaya menyetorkan Rp9,05 miliar hasil rampasan kasus TPPU judi online ke kas negara dan terus menelusuri aliran dana ke luar negeri.
Usulan penambahan lampu lalu lintas di Sleman yang diajukan sejak 2022 belum ditindaklanjuti. Dishub fokus pada keselamatan dan manajemen lalu lintas.
Myanmar mengesahkan UU anti-penipuan daring dengan ancaman hukuman mati. Jawa Barat tercatat menjadi provinsi dengan laporan scam tertinggi di Indonesia.
Tarif paket wisata Jip Lava Tour Merapi naik Rp50.000 sejak 10 Juni 2026 akibat lonjakan biaya BBM, oli, dan suku cadang kendaraan.
SMPN 1 Jetis Bantul menegaskan tidak terlibat jual beli seragam. Aduan ke ORI DIY disebut terjadi karena kesalahpahaman dengan paguyuban orang tua.
BMKG menyatakan El Nino telah masuk kategori kuat. Pemerintah memperkuat mitigasi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau 2026.