Advertisement
JK Minta ICMI Berjuang untuk Keadilan Ekonomi
Jusuf Kalla. - Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meminta Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) untuk memperjuangkan keadilan ekonomi.
"Selalu saya tekankan pada ICMI, semua dapat dilaksanakan ICMI. Akan tetapi, satu yang harus diperjuangkan adalah keadilan ekonominya yang baik. Jangan seminar atau muktamar atau rakernas terus tetapi tidak mencapai tujuan utama," kata Wapres dalam sambutannya saat silaturahmi kebangsaan ICMI di Hotel Westin Jakarta, Jumat (5/7/2019).
Advertisement
Menurut dia, tujuan utama yang harus dicapai adalah persatuan dan kemajuan ekonomi bangsa yang adil. Dengan pencapaian hal itu, Wapres meyakini persatuan bangsa dapat diraih. Wapres juga menjelaskan dalam sejarah Indonesia, sesama anak bangsa pernah berkonflik apabila rasa keadilan bermasalah.
"Maka, dalam kesempatan yang baik ini kita panjatkan doa dan berusaha. Bagaimana memajukan bangsa ini apakah segi sosial maupun ekonominya dengan baik, dengan adil," demikian Wapres yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat ICMI Pusat.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Man City Ditahan West Ham 1-1, Arsenal Makin Kokoh di Puncak
- Apple Pangkas Komisi App Store di China Jadi 25 Persen
- Finalissima Argentina vs Spanyol Terancam Batal Gara-Gara Venue
- Meta Tanam AI di Facebook Marketplace, Chat dan Iklan Otomatis
- Real Madrid Hajar Elche 4-1, Valverde dan Rudiger Jadi Sorotan
- Piala Dunia 2026 Dibayangi Badai Cedera Pemain Bintang
- China Larang Agen AI OpenClaw di Instansi Pemerintah, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement









