Advertisement
Abdullah Sebut Aksi Sidang MK Bertujuan Memberi Semangat Hakim
Demonstran menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Unjuk rasa dilakukan pascpengumuman penetapan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019. - ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Aksi-aksi yang digelar sepanjang tahapan persidangan merupakan bentuk dukungan moral bagi sembilan hakim Mahkamah Konstitusi (MK), termasuk aksi halal bihalal dan tahlil akbar 266 yang digelar, Rabu (26/6/2019). Hal tersebut disampaikan koordinator lapangan unjuk rasa massa di Tugu Patung Kuda, Abdullah Hehamahua.
"Kenapa kami memberikan dukungan, karena secara teoritis, berasal dari pemerintah, DPR dan MA," kata Abdullah di Jakarta, Rabu.
Advertisement
Berkumpulnya massa di kawasan Patung Kuda Monas, lanjut dia menjadi penyemangat hakim MK agar menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi tanpa perlu khawatir, tertekan atau terintimidasi.
"Bertugas sesuai Undang-undang MK, sehingga keputusan mereka itu nantinya berdasarkan keadilan sesuai dengan ketuhanan yang maha esa, semua putusan peradilan selalu begitu," katanya.
BACA JUGA
Aksi di Tugu Patung Kuda, kata Abdullah, tetap akan digelar sampai sidang putusan yang diagendakan pada 27 Juni 2019.
Massa peserta aksi pada (26/6/2019) dari Elemen Gerakan Kedaulatan Rakyat Untuk Keadilan, organisasi yang tergabung dalam gerakan itu terdiri dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama), Front Pembela Islam, Alumni 212, dan fraksi mak-emak.
Abdullah menjamin aksi halal bihalal, tahlil akbar 266 dan mengawal sidang MK terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pemilu Presiden ini akan berlangsung damai dan tertib.
"Selama lima kali kita gelar, jangankan kerusuhan bersenggolan antar orang yang lewat sini pun tidak ada," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
- Jenazah Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Disambut Haru di Tigaraksa
- Tetangga Kenang Farhan, Copilot ATR yang Tewas di Bulusaraung
Advertisement
Motor dan Tas Berisi Senjata Tajam Ditemukan di Pinggir Laut Girisubo
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- BNPB Meminta Warga Waspada Hujan Lebat dan Angin hingga 29 Januari
- Rupiah Menguat ke Rp16.782 Saat Uji Calon Deputi BI Berjalan
- Cemburu Berujung Kekerasan, Pemuda Jogja Diserang Senjata Tajam
- MAN 2 Yogyakarta Raih Perunggu Geolympiad Internasional 2026
- Pemerintah Siapkan Tim Terpadu Tangani Banjir Pulau Jawa
- Keributan Jalan Margo Utomo Jogja Viral, Polisi Tegaskan Bukan Pidana
- BBMKG Peringatkan Gelombang Laut Bali hingga 4 Meter
Advertisement
Advertisement



