Advertisement
Wapres JK Yakin Saat Putusan MK Aman Saja, Katanya: Sudah Capek Semua
Saksi dari pihak terkait Anas Nashikin (tengah) mengikuti sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (21/6/2019). Sidang tersebut beragendakan mendengar keterangan saksi dan ahli dari pihak terkait yakni paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA --Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebutkan pada kontestasi Pilpres 2009 tidak ada upaya penyelesaian perselisihan hasil suara Pemilihan Presiden di luar ruang sidang dengan menggunakan pengerahan massa.
"[Perbedaannya] dulu, apa namanya, biasa saja [suasana jelang keputusan] karena hanya ke MK tanpa ada suatu gerakan massa begitu. Kalau [2019] ini didahului oleh suatu gerakan massa kemudian ke MK," kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (25/6/2019).
Advertisement
Menurut JK tanpa adanya tekanan massa proses peralihan kekuasaan akan berjalan lancar dan aman.
"Tapi saya apresiasi Pak Prabowo yang menginstruksikan tidak ada aksi massa [pada saat putusan MK]," kata JK.
BACA JUGA
Lebih lanjut JK menyebutkan aparat keamanan telah meningkatkan jumlah pasukan yang berjaga. Demikian juga kewaspadaan telah ditingkatkan.
"Saya yakin besok lusa ini [saat pengumuman keputusan MK] akan aman-aman saja. Lagian sudah capek semua," kata JK.
Seperti diketahui, MK akan mengumumkan putusan terkait sengketa Pilpres lebih cepat dari tenggat. Pengumuman putusan direncanakan berlangsung Kamis (27/6/2019).
Setelah ada putusan MK, KPU akan menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk memimpin Indonesia untuk periode 2019-2024.
Sejauh ini sudah disiapkan pengamanan gabungan TNI-Polri saat putusan sidang MK juga saat penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
- Chen Zhi Diekstradisi, China Perketat Perburuan Penipu Siber
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 12 Januari 2026 Lengkap
- Bus Wisata Malioboro-Parangtritis Beroperasi Senin, Tarif Rp12.000
- KA Prameks Jogja-Kutoarjo Beroperasi Senin, Tarif Terjangkau
- Bulog Usul Pembelian Beras SPHP Lebih dari Dua Pack
- Seusai Libur Nataru, Penjualan Pasar Beringharjo Kembali Normal
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 12 Januari 2026
- Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Galeri24 dan UBS
Advertisement
Advertisement




