Advertisement
Pesta Miras Berkedok Halalbihalal, Puluhan Orang Diciduk Polisi
Foto Okezone
Advertisement
Hariajogja.com, SURABAYA - Pesta miras berkedok kegiatan halalbihalal digerebek polisi.
Sebuah kelompok yang bernama mitra kerja (MIJA) menggelar halalbihahal di Anang Family Karaoke Kompleks Apartemen Gunawangsa, Jalan Tidar, Surabaya, Jatim. Namun halal bihalal tersebut dikemas dengan pesta miras sambil karaoke.
Advertisement
Sehingga anggota dari Satnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan penggerebekan. Setelah dilakukan tes urine terhadap 56 orang yang sedang pesta miras berada dalam satu room itu, sebanyak 11 orang di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.
Mereka terdiri dari enam laki-laki dan lima perempuan. Kesebelas orang itu masing-masing berinisial EN (39), JM (47), DT (46), FA (32), SN (30), MQ (42), MM (40), EK (34), AS (39), dan DH (38) serta AS (23), yang semuanya warga Surabaya.
Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya Kompol Yusuf Wahyudiono menjelaskan saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa dua bungkus kertas berisi daun dan biji ganja seberat 7,98 gram dalam tas milik JM. Disamping itu, petugas juga menemukan setengah butir ekstasi warna merah muda di bawah sofa.
"Pil ekstasi ini tidak ada yang mengakui sebagai pemiliknya. Kemudian kesebelas orang ini dibawa ke mapolrestabes untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Penggerebekan sendiri dilakukan pada Sabtu 15 Juni 2019 sekitar pukul 22 00 WIB," ucap Yusuf, Senin (17/6/2019).
Menurut Yusuf, mereka yang ikut pesta miras ditarik biaya sebesar Rp75.000 untuk anggota laki-laki. Sedangkan yang perempuan diharuskan membayar uang Rp25.000. Komunitas MIJA sendiri dibentuk sejak setahun lalu.
Disinggung apakah kelompok ini juga melakukan pesta seks? Yusuf mengaku masih melakukan penyelidikan lebih lanjut apakah ada pesta seks atau tidak. Dalam kasus ini pihaknya menyita dua bungkus ganja seberat 7,98 gram dan setengah pil ekstasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kebijakan Luar Negeri Trump Mengeras, Targetkan Greenland-Iran
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
Advertisement
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunungkidul Mulai Dibangun
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Polisi Kerahkan 1.060 Personel Jaga Aksi Buruh Hari Ini di Jakarta
- Pergerakan Tanah Masih Terjadi di Lokasi Sinkhole Situjua Sumbar
- Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang, Evaluasi Program Prioritas
- Mulai 2026, Gaji Guru PPPK Bantul Minimal Setara UMK
- Modus Liquid Vape, BNN Ungkap Lab Narkoba Jaringan Global di Ancol
- Demokrat Laporkan Sejumlah Akun di Medsos Terkait Hoaks soal SBY
- Investor Celosia Bidik Pantai Baron untuk Wisata Taman Bunga
Advertisement
Advertisement



