RSUD Bung Karno Solo Diresmikan Agustus 2019

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan RSUD Bung Karno, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (13/3 - 2019). (Solopos/Nicolous Irawan)
16 Juni 2019 11:57 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi News Share :

Harianjogja.com, SOLO — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, bakal diresmikan 17 Agustus mendatang. Namun manajemen tak langsung menerima pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (JKN BPJS).

Kabid Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Bung Karno, Bintang Setya Nusantara, mengatakan kerja sama dengan BPJS baru terjalin setelah sejumlah syarat terpenuhi. Salah satunya standar jumlah pegawai.

“Setelah perekrutan SDM [sumber daya manusia] selesai, kami akan mengumpulkan STR [surat tanda registrasi] atau SIP [surat izin praktek] tenaga kesehatan seperti perawat, farmasi, bidan dan dokter sebagai kelengkapan izin operasional rumah sakit tipe C. Izin itu wajib dimiliki sebelum memulai operasional. Setelah punya izin operasional, baru kami mendaftar ke BPJS. Paling cepat butuh 21 hari (memorandum of understanding),” kata dia, Kamis (13/6/2019).

Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Bung Karno Solo, Lilik Prabowo, mengatakan izin operasional tak hanya mencakup STR dan SIP, tapi juga alat kesehatan yang membutuhkan uji fungsi.

Dia mengupayakan proses itu berlangsung secepat mungkin. Pasalnya, pengurusan STR dan SIP tenaga medis membutuhkan waktu maksimal dua pekan.

“Izin operasional dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota [DKK]. Soal formasi yang nihil pelamar, apakah nanti izin tetap dikeluarkan dengan syarat harus dipenuhi maksimal tiga bulan, itu ranah DKK. Tapi, visitasinya juga dengan Persatuan Rumah Sakit Indonesia [Persi]) dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah,” kata Lilik.

Ia memperkirakan, RSUD Bung Karno mulai melayani BPJS paling cepat Agustus akhir atau September awal. 

Sumber : Solopos.com