Advertisement
Jelang Sidang MK, KPU: Polisi Bersama Kita
Pengamanan di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat jelang pengambilan nomor urut capres dan cawapres, Jumat (21/9/2018)./JIBI/BISNIS - Jaffry Prabu Prakoso
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai tergugat menyiapkan alat bukti untuk menjawab gugatan dalam sidang pendahuluan perselisihan hasil pemilihan umum untuk pilpres yang dibacakan Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6/2019).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan bahwa dari sisi pengamanan tidak ada yang sangat khusus dan melekat kepada pihaknya. Penjagaan sedikit bertambah dibanding saat tidak ada peristiwa besar.
Advertisement
“Ada petugas kepolisian yang bersama kita. Ada petugas kepolisian yang di-stand by-kan di kantor. Ada yang ditempatkan di rumah dinas kita. Cuma mungkin jumlahnya bertambah ya dari hari-hari biasa,” katanya saat dihubungi, Kamis (13/6/2019).
Meski begitu, Arief menjelaskan bahwa pengamanan sebenarnya jauh lebih berkurang dibandingkan proses rekapitulasi hingga penetapan penghitungan suara.
BACA JUGA
Keselamatan individu para komisioner KPU ini adalah inisiatif dari kepolisian. Strategi pengamanan pun dipercayakan kepada aparat.
“Mau menerjunkan berapa orang, mau membawa peralatan apa, mau ditempatkan di mana itu saya percayakan sepenuhnya kepada aparat keamanan. Karena merekalah yang tahu soal strategi pengamanan,” jelasnya.
Arief menuturkan bahwa menerima beres asalkan nyaman bekerja dari pagi hingga malam. Dia bersama pimpinan KPU bisa tenang menyelesaikan tugas-tugas sebagai penyelenggara pemilu.
“Mau kerjaan tuntas pagi, siang, sore, dan malam yang penting kita merasa nyaman. Sampai hari ini tidak ada gangguan apapun,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Zakat ASN Sleman Rp13,2 Miliar, Dukung Program Masjid Ramah Pemudik
- Arus Mudik Tol Jogja-Solo Diprediksi Memuncak 18 Maret 2026
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
- Hipertensi Dominasi Temuan Cek Kesehatan Gratis di Kulonprogo
- KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Terkait Kasus Kuota Haji
- Hukuman Mati Kini Jadi Pidana Khusus di Indonesia
- Polisi Bongkar Peredaran Pil Sapi di Sewon Bantul, Ribuan Butir Disita
Advertisement
Advertisement









