Advertisement
Soal Bayi Menangis di Pesawat, Ini Kata KPAI..
Foto ilustrasi. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati mengatakan orang tua hendaknya tidak panik saat anak menangis dalam perjalanan menggunakan pesawat.
"Ibu dan ayah harus tenang. Kalau orang tua panik biasanya anak juga terbawa menjadi tidak tenang," kata Rita saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/6/2019).
Advertisement
Rita mengatakan orang tua perlu mempersiapkan anak bayinya ketika akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang.
Pertama yang perlu dipastikan adalah bayi dalam keadaan kenyang ketika naik ke atas pesawat terbang. "Bila bayi masih usia di bawah enam bulan, sebaiknya disusui ketika terbang atau tidur. Hal itu untuk melindungi pendengaran bayi saat di atas pesawat," katanya.
BACA JUGA
Orang tua juga perlu membawa barang-barang, terutama mainan, yang disukai anak sehingga perhatiannya bisa teralihkan. Rita mengatakan kesulitan seorang ibu yang bepergian bersama bayinya perlu dipahami oleh banyak orang.
"Ketika seseorang berumah tangga dan memiliki anak, dia akan merasakan bagaimana kesulitan seorang ibu bepergian bersama bayinya. Semoga dia bisa lebih berempati," katanya.
Sebelumnya, pesinetron Angela Gilsha menjadi perhatian warganet karena mengungkapkan kekesalannya media sosial terhadap seorang bayi yang menangis di dalam pesawat melalui media sosial.
Kejadian tersebut juga sempat menjadi pemberitaan sebuah media daring di luar negeri. Angela Gilsha telah meminta maaf atas unggahannya di media sosial tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
10 Gedung Koperasi Desa Merah Putih Gunungkidul Mulai Dibangun
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Relokasi 109 Pedagang Pantai Sepanjang Rampung, Ini Tahap Lanjutannya
- Mudik Gratis Jateng 2026 Siapkan 349 Bus dan 20 Kereta Api
- Mentan Copot 192 Pejabat, 2.300 Izin Distributor Pupuk Dicabut
- PSS Sleman Datangkan Lucao, Figo, dan Jehan Pahlevi
- PAD Pariwisata Bantul 2026 Ditarget Rp29 Miliar
- ISI Jogja Dorong Status BLU untuk Perkuat Layanan dan Ekonomi Kreatif
- Kemenag Kulonprogo Luncurkan Aplikasi Inklusif Matahatiku
Advertisement
Advertisement



