Jokowi: Flamboyan Itu Telah Pergi, Namun Akan Selalu Hidup di Hati

Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo memberi hormat saat tiba di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019). - Antara/Nova Wahyudi
02 Juni 2019 18:17 WIB Feni Freycinetia Fitriani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo memberikan kata sambutan saat pemakaman Ani Yudhoyono, istri Presiden Keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono,  di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019) sore.

Jokowi yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mengucapkan ucapan bela sungkawa atas kepergian Ani Yudhoyono. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Dengan penuh rasa duka cita yang sangat dalam, pada hari ini kita semua segenap rakyat indonesia berkabung atas wafatnya Ibu Negara dari Presiden Keenam RI Bapak SBY, Ibu Hajjah Kristiani Herrawati Yudhoyono," kata Jokowi di TMP Kalibata, Minggu (2/5/2019).

Jokowi menuturkan Ani Yudhoyoni meninggal pada  Ramadan. Bulan yang sangat baik, bulan diturunkannya Alwuran, bulan yang penuh berkah, penuh ampunan dan penuh Rahmat Allah SWT.

Menurut Jokowi, Bangsa Indonesia telah kehilangan salah seorang tokoh wanita Indonesia terbaik. Ani Yudhoyono merupakan sosok Ibu Negara yamg penuh kasih sayang serta pejuang kemanusiaan yang tulus.

Jokowi menuturkan kehadiran dirinya dan Negara di TMP Kalibata untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah. Jokowi juga mengajak seluruh Rakyat Indonesia untuk mendoakan almarhumah agar diterima di sisi Allah SWT.

"Flamboyan itu telah pergi, namun akan tetap hidup di hati kita semuanya, Rakyat Indonesia yang mencintainya," ujar Jokowi.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia