Pemudik Tujuan Jateng Diberangkatkan dari Bandung

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua kiri) berbincang dengan pemudik yang mengikuti program mudik gratis angkutan lebaran tahun 2019 oleh Kementerian Perhubungan di kawasan silang Monas, Jakarta, Jumat (31/5/2019). - Ist/Antara.
31 Mei 2019 22:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BANDUNG--Pemerintah Kota Bandung mendukung program mudik bersama BUMN  di antaranya fasilitas mudik gratis yang disediakan PT Bio Farma (Persero) berupa 22 bus untuk memberangkatkan 1.000 warga ke sejumlah daerah tujuan di Jawa Tengah.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan mudik bersama ini berjalan berkat kolaborasi untuk membantu menyejahterakan warga. "Semoga para perantau bisa sampai dengan selamat di kampung halaman dan bisa bersilaturahmi," kata di sela-sela pelepasan mudik bersama di Bio Farma Jalan Pasteur Bandung, Jumat (31/5/2019).

Oded pun terus mengingatkan kepada pemudik untuk selalu menjaga barang bawaan dan keluarga terutama anak-anak. Selain itu, para pemudik juga diingatkan tidak meninggalkan Shalat dan membaca Al Quran.

"Di perjalanan jangan lupa kalau tiba waktunya shalat. Sempatkan waktu untuk baca Alquran," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Bio Farma (Persero) Rahman Roestan menyampaikan  22 armada bus diturunkan untuk mengangkut 1.000 masyarakat yang akan mudik ke wilayah Jawa Tengah seperti, Wonosobo, Yogyakarta dan Wonogiri.

"Kita siapkan semuanya demi kenyamanan masyarakat yang akan mudik," kata Rahman.

Menurutnya, tahun ini Bio Farma menyediakan 1.000 kursi untuk pemudik. Jumlah tersebut naik dibandingkan tahun lalu yang hanya berjumlah 800 kursi.

"Jalan sudah bagus, jalan tol juga cukup memadai untuk lintas Jawa. Segi fasilitas, kita juga berikan makanan untuk buka puasa ketika di perjalanan," katanya.

Sementara itu, salah satu pemudik Firdaus, 46, mengaku senang atas bantuan PT Bio Farma itu. Dengan mudik gratis ini, ia bisa menghemat pengeluaran. "Ini sangat membantu, mulai dari ongkos dan fasilitas bis," kata dia.

Sumber : Antara