Ini Kata Polisi soal Bukber dengan Miras di Kota Malang...

Ilustrasi Miras (JIBI)
18 Mei 2019 23:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, MALANG - Kepolisian angkat bicara terkait buka puasa bersama (Bukber) yang diselenggarakan di salah satu hotel di Malang, Jawa Timur dengan suguhan minuman keras yang videonya viral beredar di media sosial.

Kasat Intel Polres Malang Kota AKP Budi Winarto menyatakan bila acara Bukber tersebut bukan menjadi pantauan wajib petugas kepolisian, mengingat kegiatan berada di hotel dan merupakan bagian kegiatan keagamaan.

"Jadi, mereka ini tidak izin tidak apa-apa. Kalau pemberitahuan boleh. Namun ini mereka juga tidak memberi pemberitahuan. Kalau memberikan pemberitahuan tentu akan kita amankan," ujar Budi Winarto Sabtu (18/5/2019).

Pihaknya juga menyebut pasca-beredarnya video tersebut pihak - pihak yang ada di video sudah bertemu dan berkomunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Malang. Di mana, hadir pula di pertemuan tersebut Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Malang, serta tokoh agama dan masyarakat lainnya.

"Mereka [pihak penyelenggara] ini undangannya acak, semua toko diundang, nggak melihat agamanya apa. Niatnya sebetulnya gathering atau dinner. Dan beberapa undangan bawa minuman sendiri. Panitia kaget, pihak hotel juga tidak kelihatan. Namun setelah pertemuan pihak [penyelenggara] memang menyatakan permintaan maaf juga di depan ulama," tuturnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah video acara buber menyajikan minuman beralkohol viral beredar di media sosial. Dalam video tersebut tampak beberapa orang yang hadir di Bukber ini meminum sajian minum beralkohol yang diduga dibawa oleh beberapa oknum orang.

Sumber : Okezone.com