Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam, Jasad Korban Diekshumasi
Polisi mengekshumasi jasad korban pengeroyokan di Tabanan untuk memastikan penyebab kematian. Lima warga telah ditetapkan sebagai tersangka.
Polisi menaiki sepeda motor dengan membentuk sebuah barikade untuk menghalau massa dalam simulasi pengamanan pemilu yang digelar di kompleks Alun-Alun Wonosari, Jumat (22/3/2019)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan mengumumkan hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang. Aparat kepolisian bakal menerjunkan personel sebanyak 30.000 petugas untuk disebar di sekitaran KPU. Hal tersebut agar penetapan hasil pemilu berjalan lancar tanpa hambatan.
"Kami menyiapkan anggota dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri nanti pada saat 22 Mei di KPU dan Bawaslu. Kami akan menerjunkan 30 ribu pasukan. Nanti akan kami tempatkan di beberapa tempat [tidak hanya ditempatkan di KPU dan Bawaslu saja," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Sabtu (11/5/2019).
Jenderal bintang dua itu mengatakan, pihaknya sudah melalakukan pengamanan berlebih di KPU pasca hari pencoblosan pada 17 April 2019 lalu. Ia menyebut saat penetapan nanti tak bisa dipungkiri bila pengamanan harus disebar ke seluruh wilayah.
Menurut dia, mendekati pengumuman hasil pemilu akan kian banyak aksi unjuk rasa dari mulai pihak yang mendukung KPU dan Bawaslu hingga ke arah delegimitasi lembaga penyelenggara pemilu tersebut. Ia berharap penyampaian pendapat di muka umum itu tetap berjalan kondusif.
"Kami harap ke depannya juga ketika melakukan kegiatan penyampaian aspirasi ya patuhilah aturan-aturan yang ada. Karena di dalam alam demokrasi itu, kebebasan yang diberikan bukanlah kebebasan yang absolut, tetapi ada batasannya, ada rule of lawnya. Nah ini harus dipatuhi semuanya," ujarnya.
Sebagai informasi, rekapitulasi hasil pemilu 2019 saat ini masih berlangsung. Dalam rekapitulasi ini akan dibacakan hasil pemilu dari 34 provinsi dan dijadwalkan selesai pada 22 Mei 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Polisi mengekshumasi jasad korban pengeroyokan di Tabanan untuk memastikan penyebab kematian. Lima warga telah ditetapkan sebagai tersangka.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.