Ma’ruf Amin Ungkap Istilah "Habis Gelap Terbitlah Terang" Berasal dari Alquran

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin berbincang usai pertemuan koalisi dengan pimpinan partai yang tergabung Koalisi Indonesia Kerja di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019). - ANTARA/Aditya Pradana Putra
21 April 2019 13:27 WIB M. Taufikul Basari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Hari ini, Minggu (21/4/2019) kaum perempuan di Indonesia memeringati Hari Kartini.  Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan pesan khusus lewat akun Instagram @khmarufamin_, diantaranya soal ungkapan terkenal ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ yang ternyata dikutip dari ayat Al-quran.

Bismillahirraahmanirrahiim. Kartini bukan semata pejuang emansipasi. Beliau adalah sosok yang mendorong anak bangsa semakin sadar akan peran pendidikan dan literasi,” tulis Ma’ruf, Minggu (21/9/2019).

Ia melanjutkan, “Kesempatan memperoleh pendidikan tidak hanya untuk kaum lelaki saja. Demikian juga pendidikan agama hingga Kartini sendiri mengejar Kiai Sholeh Darat untuk belajar Al-Qur’an.”

Ma’ruf Amin menilai Kartini juga salah satu sosok yang mendorong diterjemahkannya Al-Qur’an ke dalam bahasa Jawa, sehingga semakin banyak yang bisa memahami kandungan ayat suci umat Muslim itu.

Kiai Sholeh memenuhi permintaan Kartini dengan menerjemahkan Surah Al Fatihah hingga Surah Ibrahim sebelum beliau wafat.

Ma’ruf Amin melanjutkan, ‘Minazzulumati Ilan Nuur’ merupakan potongan ayat 257 dalam Surah al Baqarah yang kemudian diabadikan sebagai “Habis Gelap Terbitlah Terang.”

Tak hanya Ma’ruf, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan ucapan di Hari Kartini lewat akun Instagram. “Untuk perempuan-perempuan Indonesia, para ibu bangsa: mari terus menggelorakan semangat juang Ibu Kartini. Semangat juang untuk membangun keluarga, masyarakat, bangsa, dan memajukan generasi penerus."

Sumber : Bisnis.com