Advertisement
Hubungan Retak, Upaya Diplomatik AS dan Korut Tetap Dilakukan Demi Denuklirisasi
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un (kiri) dan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Mike Pompeo di Pyongyang, Korut, Minggu (7/10/2018). - KCNA via Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Satu hari setelah sebelumnya pejabat Korut menyebut tidak ingin lagi berurusan dengan negara Paman Sam. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan upaya diplomatik AS akan berlanjut dengan tujuan denuklirisasi Korea Utara, Jumat (19/4/2019).
Pompeo mengatakan hingga kini pihaknya tidak mengubah rencana apa pun untuk denuklirisasi Korut. Menurutnya, negosiasi dengan Pemerintah Korut terus berlangsung. Dia juga masih bertanggung jawab sebagai tim negosiasi itu.
Advertisement
"Jelas Presiden Donald Trump bertanggung jawab atas upaya keseluruhan. Akan tetapi, ini akan menjadi [urusan] tim saya," kata Pompeo di Washington pada Jumat (19/4/2019).
Dia mengatakan para diplomat AS akan melanjutkan upaya untuk mencapai denuklirisasi Korut, yang menurutnya telah dilakukan oleh pemimpin Korut Kim Jong-un pada Juni 2018.
BACA JUGA
Sebelumnya, Korut mengatakan tidak lagi ingin berurusan dengan Pompeo dan menyerukan agar dia digantikan dalam pembicaraan oleh seseorang yang lebih matang.
Permintaan itu datang beberapa jam setelah Pyongyang mengumumkan uji senjata pertama sejak pertemuan puncak terakhir antara Trump dan Kim di Vietnam pada Februari lalu gagal tanpa persetujuan.
Pemimpin Korut Kim Jong-un juga segera melakukan perjalanan ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin. Surat kabar pro-Kremlin Izvestia mengatakan pertemuan Putin-Kim kemungkinan berlangsung di Vladivostok, Rusia bagian timur.
Kremlin tidak memberikan perincian lebih lanjut dalam sebuah pernyataan di situs webnya, tetapi Moskwa telah mengatakan selama berbulan-bulan bahwa mereka sedang mengerjakan pertemuan semacam itu.
Kantor berita Rusia RIA Novosti melaporkan seorang pejabat Korut, Kim Chang-son, melakukan perjalanan ke Vladivostok pekan ini dan terlihat memeriksa stasiun kereta kota tersebut dan juga melakukan pemeriksaan keamanan.
Sementara itu, perwakilan Khusus AS untuk Korut Stephen Biegun dijadwalkan ke Moskwa untuk bertemu dengan para pejabat Rusia guna membahas cara-cara untuk memajukan denuklirisasi Korut yang final dan sepenuhnya diverifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Reuters/bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
Advertisement
Terjerat Kasus Penganiayaan, Valentino Reivan Jadi DPO Polresta Jogja
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Membersihkan Botol Minum yang Tepat agar Bebas Bakteri dan Bau
- Tanah Ambles di Girikarto Gunungkidul, Warga Siap Menguruk
- Pemerintah Rencanakan Renovasi 60.000 Sekolah Tahun Ini
- Pemkab Sleman Ajukan TKD Margodadi untuk Sekolah Rakyat
- Rupiah Melemah ke Rp16.855 Dipicu Tekanan Global dan Dolar AS
- Tahun Ini Pemkot Jogja Kembali Lakukan Pembersihan Sungai
- Daftar Zodiak yang Kerap Dianggap Menakutkan dalam Pergaulan
Advertisement
Advertisement



