Jokowi Tanggapi Kasus Penganiayaan Audrey: Ada Masalah dalam Interaksi Sosial Kita

Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan Rabu, 10 April 2019 18:57 WIB
Jokowi Tanggapi Kasus Penganiayaan Audrey: Ada Masalah dalam Interaksi Sosial Kita

#JusticeForAudrey jadi trending topik di Twitter/Istimewa

Harianjogja.com,  JAKARTA -- Kasus penganiayaan terhadap Audrey, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pontianak, Kalimantan Barat mendapatkan tanggapan dari berbagai kalangan. Kekinian, bahkan Presiden Joko Widodo menanggapinya.

Presiden mengaku semua pihak sedih dan berduka atas kasus tersebut. "Tapi, yang jelas ini pasti ada sesuatu masalah yang berkaitan dengan pola interaksi sosial antar masyarakat yang sudah berubah, lewat media sosial," kata Jokowi seusai menghadiri acara Silaturahmi Nasional Pemerintah Desa se-Indonesia di Senayan, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Presiden mengatakan terdapat masa transisi yang harus disikapi secara hati-hati. Presiden meminta para orang tua mengawasi anak-anak supaya jangan sampai terjebak pada pola interaksi sosial yang sudah berubah karena pengaruh media sosial.

"Karena pola interaksi sosial yang sudah berubah, sehingga orang tua, guru, masyarakat, juga bersama-sama merespons perubahan-perubahan yang ada, meluruskan hal yang tidak betul di lapangan. Ini harus disikapi bersama-sama, karena ada sebuah pergeseran, masa transisi, perubahan interaksi sosial antar masyarakat yang berubah karena keterbukaan media sosial," kata Presiden.

Presiden menyatakan dirinya telah memerintahkan Kapolri untuk dengan tegas dan bijaksana menangani isu ini sesuai dengan prosedur hukum. Menurutnya, budaya, etika, norma, nilai agama tidak memperbolehkan tindakan-tindakan yang dilakukan terhadap Audrey tersebut.

Seperti diketahui, Audrey adalah siswi SMP yang menjadi korban pengeroyokan 12 siswa SMA di Pontianak. Kasus ini disebut berawal dari masalah asmara yang dialami oleh saudara Audrey dan celotehan di Facebook. Audrey kini dirawat intensif di rumah sakit akibat penganiayaan yang dialaminya.

Sejumlah pihak menyampaikan simpati dan dukungan kepada Audrey serta berharap para pelaku penganiayaan mendapatkan hukuman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online