Advertisement
Kampanye di Solo, Sandiaga Lepas Kemeja dan Lempar ke Emak-Emak
Sandiaga Uno (kiri) menyapa pendukungnya dalam acara Millennial dan UKM Inspirasi Kewirausahaan Menjadi Pejuang Pencipta Lapangan Kerja di Sritex Arena, Solo, Sabtu (6/4 - 2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO — Kampanye calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di Sritex Arena, Solo, Sabtu (6/4/2019) sore diwarnai kejadian unik. Di depan pendukungnya, Sandi melepas kemeja dan melemparkannya ke ribuan simpatisan. Kemeja kotak-kotak berwarna biru itu kemudian menjadi rebutan emak-emak yang menyemut di panggung.
Sandi yang saat itu menghadiri kampanye nasional bertema Milenial dan UKM tersebut mengatakan berdasarkan data Bank Dunia, 61% angka pengangguran di Indonesia didominasi anak muda atau generasi milenial berumur 15-24 tahun.
Advertisement
“Usia yang seharusnya sangat produktif. Pemerintah seharusnya bisa menciptakan lapangan kerja untuk mereka. Tapi saat ini belum merata, belum adil, dan tidak dirasa manfaatnya. Kalau ingin perubahan menuju Indonesia adil dan makmur, kami akan pastikan pendidikan milenial berkualitas, nyambung dengan dunia usaha yang disebut link and matched. Kami punya program untuk memastikan upaya penciptaan lapangan kerja yang berkualitas sampai ke pedesaan,” kata Sandi, dalam orasinya.
Pria 49 tahun itu menyebut usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan cara efektif mengurangi pengangguran. Program kewirausahaan OK OCE digadangnya mampu mencetak dua juta pengusaha baru dalam lima tahun ke depan. Dalam kesempatan itu, Sandi juga menyebut minimnya dukungan dan perhatian pemerintah terhadap UMKM.
“Program [untuk] UMKM tersebar di 14 kementerian dan lembaga, tapi tidak berjalan sinergi. Survei dari Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi [OECD] menyebut 95 persen UMKM Indonesia tidak pernah mendapat pendampingan usaha, itu yang akan kami ubah lewat Rumah Siap Kerja. Rumah anak muda yang menyambungkan pencari lapangan dengan pengusaha,” kata Sandi.
Prototipe Rumah Siap Kerja itu sudah diresmikan di Temanggung dan dalam waktu dekat akan dibuka di Kota Bengawan. Kepada wartawan seusai kampanye, Sandi menyebut Solo adalah kota spesial lantaran selalu dihadiri banyak massa dalam setiap lawatannya. Ihwal target perolehan suara di Soloraya, dia mengaku tak bisa menyebut angka namun milenial dan generasi muda adalah sasaran utamanya.
“Saya selalu bekerja melihat potensi ekonomi yang luar biasa, menyentuh isu-isu yang dirasakan masyarakat. Politikus-politikus yang lebih ahli nanti yang akan menyebut angka. Saya hanya fokus menghadirkan momentum dan sentimen positif. Acara-acara seperti ini, saya tidak hanya berbicara soal politik, tapi tentang masa depan bangsa. Milenial jangan hanya jadi penonton tetapi pemain. Kami akan sampaikan kebijakan ke depan yang lebih berpihak pada kemandirian ekonomi kita,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Layani Penumpang Sepanjang Hari
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Bank Jateng Slawi Serahkan Hadiah Bima dan CSR Videotron
- Laporan Dugaan Kejahatan Keuangan ke PPATK Naik 22,5 Persen di 2025
- Respons Polemik, Anggaran Masjid Manahan Diturunkan Jadi Rp1,2 Miliar
- PHK Teknologi AS 2025 Tak Murni Dipicu AI, Ini Faktanya
- KPK Tegaskan Direksi BUMN WNA Wajib Lapor LHKPN 2025
- APBD Sleman 2026 Gelontorkan Rp5,24 Miliar Rehabilitasi Sosial
- Skandal Suap Elite Hukum Tiongkok, Eks Menteri Dihukum Seumur Hidup
Advertisement
Advertisement



