Pembangunan JORR Dimulai dengan Membuat Jalan Baru di Bantul

Ilustrasi pembangunan jalan. - JIBI/Solopos/Ivanovich Aldino
21 Februari 2019 15:40 WIB Abdul Hamied Razak News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Anggaran pembangunan Jogja Outer Ring Road (JORR) akan diajukan pada 2020. Kepala Bidang Sarana Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Aris Prasena mengatakan proses pembangunan JORR nantinya dimulai dari sisi selatan (Bantul).

JORR akan menggunakan jalan baru dan proses pengadaan lahannya diperkirakan memakan waktu. Proyek ini JORR diawali dari selata (jalan baru Bantul-Kulonprogo) agar dapat segera tersambung dengan jalan yang sudah ada yang akan diperlebar di wilayah Sleman.

“Kami memang mendahulukan proyek dari selatan. Kalau dimulai dari jalan yang existing [jalan yang sudah ada] dulu nanti tidak tersambung, karena menunggu proses pengadaan lahan. Ini jadinya tidak fungsional,” kata dia kepada Harian Jogja, Rabu (20/2/2019).

“Dari trase yang terbaru, sebagian masih menggunakan jalan yang existing dan sebagian jalan baru. Rencana proyek ini juga sudah dimasukkan dalam rencana tata ruang wilayah yang baru.”

Aris mengatakan beberapa jalan existing yang masuk dalam trase JORR dialihkan dan menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Misalnya dua ruas Prambanan-Pakem dan Pakem-Tempel.

Tahun ini, baik Pemda DIY maupun Pemerintah Pusat belum memasukkan satu pun anggaran terkait dengan proses pembangunan jalan tersebut. Rencananya, penganggaran proyek JORR diusulkan untuk 2020 mendatang.

“Tentu dengan melengkapi dokumen-dokumen perencanaan lebih dulu sebelum memasuki masa pengadaan lahan hingga proses konstruksi. Pemda DIY akan menyediakan lahan.”

Belum Dibahas

Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) DIY Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Joko Satrio mengatakan pembangunan JORR belum dibahas. Satker P2JN masih berkonsentrasi menyelesaikan proyek Underpass Kentungan dan juga Underpass Bandara Kulonprogo.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memproses detail engineering design (DED) JORR sejak tahun lalu. JORR sebagian menggunakan jalan yang sudah ada. Jalan tersebut dilebarkan menjadi standar tujuh meter. Jalan yang akan dilebarkan meliputi ruas Prambanan-Pakem-Tempel dan ruas Sentolo-Dekso.

Panjang JORR sejauh 113,4 kilometer akan menghubungkan sisi utara dan selatan DIY, yakni Bantul dan Sleman. Titik temu jalan nasional ini ada di Sentolo, Kulonprogo.