Hyundai Palisade Inden hingga 4 Bulan, Sudah Dipesan 700 Unit
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan. JIBI/Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
Harianjogja.com, JAKARTA--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) siap mencari unsur pelanggarannya jika dalam melakukan ibadah Salat Jumat di Masjid Agung Semarang, Jumat (15/2/2019) ini, calon presiden Prabowo Subianto melakukan kampanye.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengatakan bahwa hal itu akan dilakukan karena peserta pemilu dilarang menjadikan tempat ibadah sebagai ruang kampanye. Rujukannya adalah pasal 280 UU No.7/2017.
“Pada prinsipnya siapapun yang mau melakukan ibadah tidak ada larangan. Batasannya di undang-undang menjelaskan bahwa tempat ibadah dilarang untuk berkampanye,” kata Abhan di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (14/2/2019).
Abhan menjelaskan bahwa Bawaslu terus mengawasi kegiatan seluruh peserta pemilu sampai ke daerah.
Sebelumnya, pengelola Masjid Agung Semarang mengadukan rencana capres Prabowo Salat Jumat ke Bawaslu Kota Semarang lantaran memiliki nuansa politis. Hal ini karena rencana tersebut diumumkan dengan menyebar pamflet, termasuk ditempel di kampus, musala, dan masjid se-Kota Semarang.
Ketua Masjid Agung Semarang, KH Hanief Ismail yang dihubungi Bisnis pada Kamis (14/2/2019) pagi, membenarkan rencana capres Prabowo Subianto menunaikan Salat Jumat di Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman tersebut.
“Memang beberapa hari lalu, kami didatangi oleh pengurus Partai Gerindra yang memberitahukan rencana Pak Prabowo mau menunaikan Salat Jumat. Waktu itu kami katakan tidak masalah, siapapun yang muslim hendak salat ke sini, silakan. Namun dalam perkembangan, kami mendapati pamflet yang berisi ajakan Salat Jumat bersama capres Prabowo Subianto. Ini tidak benar karena hendak mempolitisasi kegiatan ibadah Salat Jumat,” ungkapnya.
Di sisi lain Bawaslu masih mencari dan mengkaji siapa serta bagaimana selebaran itu bisa tersebar ke berbagai daerah di Semarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.