Jembatan Gantung Putus di Wamena, 24 Jenazah Ditemukan

Newswire
Newswire Minggu, 17 Mei 2026 19:57 WIB
Jembatan Gantung Putus di Wamena, 24 Jenazah Ditemukan

Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik

Harianjogja.com, WAMENA—Tim gabungan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, terus melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Uwe Wamena setelah insiden putusnya jembatan gantung Wouma. Hingga Minggu (17/5/2026), sebanyak 24 korban telah berhasil dievakuasi.

Korban-korban tersebut ditemukan setelah operasi pencarian yang melibatkan personel Polres Jayawijaya, Kodim 1702/Jayawijaya, serta Pos Basarnas Wamena sejak jembatan gantung Wouma putus pada 7 Mei 2026 lalu.

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara mengatakan pencarian korban masih terus dilakukan di sejumlah titik aliran sungai.

“Hasil pencarian kami bersama tim gabungan sejak putusnya jembatan gantung Wouma hari pertama hingga saat ini kurang lebih telah menemukan 24 korban hingga hari ini [Minggu],” katanya di Wamena, Minggu.

Peristiwa putusnya jembatan gantung Wouma disebut turut memicu konflik antarsuku di Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya. Aparat keamanan kini berupaya menjaga situasi tetap kondusif sambil melanjutkan proses evakuasi korban.

Menurut Anak Agung, hingga saat ini pihaknya masih kesulitan memperoleh data pasti terkait jumlah warga yang jatuh ke sungai saat jembatan tersebut ambruk.

“Jujur sampai dengan detik ini kami belum mendapatkan data akurat berapa korban yang jatuh akibat putusnya jembatan gantung Wouma. Informasi jatuh korban dari jembatan gantung Wouma ada yang bilang 7, 20, 33 dan 38 semuanya masih simpang siur,” ujarnya.

Ia menjelaskan sejumlah laporan warga juga sempat membingungkan petugas karena terdapat informasi korban meninggal yang ternyata masih hidup setelah dilakukan pengecekan ulang.

“Namun begitu kami terus melakukan upaya pencarian supaya dapat menurunkan tensi (emosi) dari keluarga korban. Pencarian itu kami lakukan hingga delapan hari lamanya sebelum terjadinya perang antarsuku di Wamena,” katanya.

Tim gabungan saat ini memusatkan pencarian di tiga lokasi utama.

Ketiga titik tersebut meliputi area sekitar jembatan gantung yang putus, wilayah Jembatan Wouma dekat muara di belakang Bandara Wamena, hingga kawasan Yikuba.

Kapolres memastikan operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Uwe Wamena masih akan terus dilanjutkan.

“Total jenazah atau korban yang telah ditemukan hingga hari ini sebanyak 24 orang. Dan upaya pencarian terus kami lakukan bersama tim gabungan baik dari kodim dan basarnas,” ujarnya.

Aparat keamanan bersama tim penyelamat juga terus berkoordinasi untuk mengantisipasi dampak sosial pascakejadian, termasuk meredam ketegangan antarkelompok masyarakat di wilayah Wamena.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online