Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Saat Libur Panjang

Newswire
Newswire Minggu, 17 Mei 2026 11:47 WIB
Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Saat Libur Panjang

Ilustrasi LPG 3 Kg - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA— PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah cepat guna mengamankan pasokan energi masyarakat selama momen libur panjang pekan ini. Anak perusahaan BUMN tersebut resmi menambah penyaluran ekstra sebanyak 5,8 juta tabung LPG 3 kilogram bersubsidi di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah tebal ini diambil sebagai strategi mitigasi untuk memastikan kebutuhan dapur rumah tangga tetap terpenuhi dengan aman. Mengingat, masa liburan panjang kerap memicu peningkatan aktivitas memasak dan konsumsi gas melon di tingkat konsumen.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa pendistribusian tambahan pasokan ini tidak digelontorkan sekaligus, melainkan dilakukan secara bertahap. Penyaluran disesuaikan dengan analisis tren konsumsi dan pemetaan kebutuhan riil di masing-masing daerah.

“Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketahanan dan keandalan pasokan energi, khususnya LPG subsidi bagi masyarakat yang berhak,” terang Roberth dalam pernyataan resminya di Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Melalui tambahan kuota temporer ini, Pertamina berharap potensi kelangkaan gas di pangkalan akibat lonjakan permintaan mendadak selama masa liburan dapat diredam. Manajemen memastikan akan mengawal ketat rantai distribusi dari agen hingga ke level pangkalan resmi agar tidak terjadi sumbatan aliran barang.

Kendati pasokan ditambah secara masif, Roberth tetap mewanti-wanti masyarakat agar tetap bijak dalam membeli. Konsumen diimbau untuk berbelanja sesuai dengan ritme kebutuhan normal dan menghindari aksi borong atau penimbunan (panic buying) yang tidak perlu.

Ia kembali mengingatkan bahwa gas melon berwarna hijau tersebut merupakan komoditas yang disubsidi oleh negara menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Oleh karena itu, peruntukannya dibatasi secara ketat hanya untuk kelompok masyarakat kurang mampu, pelaku usaha mikro, serta nelayan dan petani sasaran.

“Masyarakat mampu diharapkan menggunakan LPG nonsubsidi Bright Gas agar subsidi energi lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Guna memastikan gelontoran 5,8 juta tabung tambahan ini tepat sasaran dan berjalan optimal, Pertamina Patra Niaga terus meningkatkan sinergi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat setempat. Publik yang menemukan kendala pasokan atau kejanggalan harga di lapangan dapat memanfaatkan layanan aduan melalui Pertamina Contact Center di nomor 135.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online