Amerika Membeku, Suhu Minus 28 Derajat Celcius, 12 Orang Tewas

Danau Michigan di Chicago, Illinois, AS, membeku akibat suhu mecapai minus 28 derajat Celcius pada Kamis (31/1/2019) WIB. - Reuters/Irshaad Goedar
31 Januari 2019 15:35 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebagian wilayah Amerika Serikat (AS) membeku akibat polar vortex atau pusaran kutub. Polar vortex mengembuskan udara mengandung es dari Kutub Utara. Akibatnya sangat mematikan di Amerika Serikat bagian barat-tengah pada Kamis (31/1/2019) WIB .

Sedikitnya 12 kematian dilaporkan terjadi akibat udara yang luar biasa dingin sejak Sabtu (26/1/2019) pekan lalu di di Michigan, Iowa, Indiana, Illinois, Wisconsin, dan Minnesota. Petugas kepolisian Illinois menyelamatkan 21 orang yang terdampar di atas bus sewaan yang rusak di tengah suhu nol derajat di dekat Auburn karena bensin kendaraan menjadi kental.

Di Detroit seorang pria berumur 70 tahun ditemukan meninggal di jalan raya kawasan permukiman pada Rabu. Sekitar 24 km di selatan di daerah Ecorse, mantan anggota dewan kota yang berumur 70-an yang hanya memakai baju tidur juga didapati meninggal pada Rabu.

Selain itu seorang mahasiswa dari Universitas Iowa ditemukan meninggal di luar gedung kampus pada Rabu pagi. Jalan raya di Chicago lengang nyaris kosong, hanya sedikit orang berjalan di tengah udara dingin yang menyakitkan dan suhu menurun hingga minus 28 Celsius.

“Sangat mengerikan,” kata Pasquale Cappellano, 68 tahun, seorang pelayan sambil merokok dan duduk menunggu bus jurusan Chicago Utara.

Pelayanan jasa ekspedisi pun tertunda dan warga dipaksa berimpitan di dalam ruang. Sekolah-sekolah diliburkan pada Rabu dan Kamis di seluruh bagian barat-tengah, termasuk Chicago, wilayah ketiga terbesar untuk sistem sekolah di AS.

Polisi memperingatkan risiko kecelakaan yang lebuh tinggi pada jalan raya yang berlapis es, sementara di Michigan pemerintah mengumumkan seluruh kantor pemerintah masih ditutup hingga Kamis.

Angin dingin yang membekukan mulai mengarah ke timur pada Rabu petang dan menerjunkan suhu udara di tempat tersebut. Ribuan penerbangan yang terjadwal pada Rabu telah dibatalkan untuk terbang atau pun tiba di bandara O'Hare dan Chicago Midway. Para penumpang kereta Amtrak juga mengalami penundaan seluruh perjalanan masuk dan keluar Chicago pada Rabu.

Polar vortex pernah menewaskan puluhan orang di Amerika Utara pada Januari 2014. Kala itu, suhu di AS sampai menyentuh minus 15 derajat Celsius dan melanda 50 negara bagian di AS.

Sumber : Reuters