Prabowo Panggil Pimpinan Bakom, Minta Komunikasi Lebih Dekat
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.
Ilustrasi Koordinator Divisi Hukum Sengketa dan Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulonprogo, Panggih Widodo (kanan) menunjukkan tabloid Indonesia Barokah di Desa Tayuban, Kecamatan Panjatan, Jumat (25/1).-Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta menyita Tabloid Pembawa Pesan di sekitar Jakarta Selatan. Tabloid Pembawa Pesan tersebut ditemukan pada Minggu (27/1) sore di Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Muhammad Jufri menjelaskan penyitaan Tabloid Pembawa Pesan disebabkan karema diduga merupakan bahan kampanye milik calon anggota legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Tabloid Pembawa Pesan disebarkan lewat kurir ke rumah-rumah di wilayah Jagakarsa.
"Tabloid Pembawa Pesan itu dari salah satu caleg katanya informasinya PDIP. Kemudian penyebaranya melalui kurir dengan membawa ke rumah-rumah. Ada caleg lainnya memprotes debgan penyebaran tabloid pembawa pesan itu," tutur Jufri, Rabu (30/1/2019).
Terkait hal itu, Jufri mengungkapkan Tabloid Pembawa Pesan itu lebih banyak memuat sosok calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi. Misalnya, pada bagian sampul edisi pertama tabloid itu menampilkan tulisan bertajuk Bantu Presiden Lawan Hoaks, Fitnah, dan Kebencian.
Kemudian, dalam Tabloid Pembawa Pesan ada pula tulisan berjudul Benarkah Rezim Jokowi Anti-Islam? Justru Jokowi Gandeng Ulama, dan artikel lain berjudul Jokowi Bela Kepentingan Asing dan Aseng? Justru Indonesia yang Menginvasi Cina.
Berkenaan dengan itu, Jufri mengungkapkan kekinian pihaknya tengah mengkaji isi konten yang di hati dalam tabloid tersebut. Hal itu guna memastikan ada atau tidaknya dugaan pelangggaran kampanye di Tabloid Pembawa Pesan.
"Sekarang lagi dikaji isi tabloid apakah memang ada mengandung kampanye atau tidak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Registrasi SIM card wajib biometrik sejak Juli 2026. Pelanggan mengeluhkan harga naik dan verifikasi wajah yang kerap gagal.
Universitas Sanata Dharma mengukuhkan 108 apoteker baru Angkatan 51. Seluruh peserta UKOMNAS PDPA dinyatakan lulus 100 persen.
Jorge Jesus masih membuka peluang Cristiano Ronaldo kembali ke timnas Portugal setelah meninggalkan pemusatan latihan.
Harga emas Pegadaian hari ini 5 Oktober 2026 untuk Antam, UBS dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual dan buyback.