Dahnil: Pak Moeldoko Timses Capres atau KSP, Sih? Nanggapi Kerja-Kerja Kampanye

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko saat menerima kunjungan tim Bisnis Indonesia, di Kantor Staf Presiden Jakarta, Jumat (6/4/2018). - Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
12 Januari 2019 19:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) tentang posko Prabowo-Sandiaga yang berhadapan dengan posko Jokowi-Ma'ruf mendapat tangggapan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Koordinator Juru Bicara, Dahnil Anzar Simanjuntak mempertanyakan sikap Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Moeldoko yang mengomentari posko Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah.

Menurutnya komentar Moeldoko yang menyebut posko Prabowo-Sandi di Solo merusak pemandangan, kurang tepat, mengingat posisinya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

"Pak Moeldoko timses capres atau KSP sih? Nanggapi kerja-kerja kampanye," kata Dahnil saat dikonfirmasi, Sabtu (12/1/2019).

Sebagai pejabat pemerintahan, lanjut Dahnil, Moeldoko lebih baik fokus dalam menyelesaikan tugas negara, bukan mengurus kampanye. "Tak elok sibuk menanggapi kontestasi Pilpres," ujarnya.

Dahnil menilai komentar Moeldoko tentang posko Prabowo-Sandi sebagai kemunduran nilai-nilai kesopanan (fatsoen) dari seorang pejabat negara.

"Saya menemukan fakta fatsoen kenegaraan yang mengalami penurunan drastis, tidak ada lagi keteladanan dari pejabat publik, semua batas-batas etika tugas kenegaraan dan politik praktis dicampur adukkan," tukasnya.

Sebelumnya, Moeldoko mengomentari posko Prabowo-Sandi yang dibangun dekat rumah Presiden Joko Widodo di Solo. Sebagai bagian dari timses Jokowi, Moeldoko mengaku tak khawatir dengan adanya posko itu.

“Cuma ganggu pemandangan saja," ujar Moeldoko sembari tertawa saat ditanya wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 11 Januari kemarin.

Sumber : Suara.com