Advertisement
Hasil Survei Tunjukkan Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Jeblok, Ini Tindakan Tim Sukses
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso - Okezone
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA – Hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga menunjukkan elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jeblok.
Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Jenderal (Purn) Djoko Santoso tidak risau dengan hasil tersebut. Hal itu justru membuatnya semakin giat turun ke masyarakat.
Advertisement
“Itu kan hasil survei. Kita malah akan bekerja lebih giat,” jelas Djoko, Senin (19/11/2018).
Menurutnya, potensi suara pemilih di Pulau Jawa masih 50-50. Artinya, kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden masih memiliki suara yang berimbang. Tinggal bagaimana melakukan upaya pendekatan kepada masyarakat.
BACA JUGA
Pasangan Prabowo-Sandi, ujarnya, akan membawa visi besar dengan mengutamakan kepentingan rakyat. Mereka akan berpihak kepada masyarakat. Untuk itulah mereka akan senantiasa bekerja.
Apalagi saat ini, Partai Demokrat juga siap untuk turun memenangkan pasangan ini. Demokrat adalah salah satu partai politik koalisi yang tidak perlu ditargetkan suara. Namun, akan berjuang dengan kesadaran tinggi.
“Tidak usah ditagih, berjuang itu kesadaran,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Perda Miras Kulonprogo Direvisi, Atur Jarak dan Penjualan Online
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- IUP Bermasalah Terancam Dicabut, Prabowo Beri Waktu Seminggu
- Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran
- Nilai TKA SMP Tertinggi di Kulonprogo Bakal Diganjar Laptop dan Sepeda
- BNN Dorong Pelarangan Vape di Indonesia, Ini Alasannya
- Jadwal KRL Jogja-Solo 9 April 2026, Lengkap dari Tugu
- Jadwal KRL Solo-Jogja 9 April 2026, Cek Jam Berangkat
- Pemerintah Pertimbangkan Stop Kirim PMI ke Timur Tengah
Advertisement
Advertisement







