Kemenkes Soroti Adiksi Digital, Orang Tua Diminta Batasi Gawai Anak
Kemenkes mengingatkan bahaya adiksi digital bagi kesehatan jiwa remaja dan mengajak keluarga membatasi penggunaan gawai.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, JAMBI- Seorang narapidana Lapas Kelas II A Jambi dalam kasus narkoba meninggal dunia akibat sakit yaitu terkena serangan jantung di dalam selnya, Sabtu (6/10/2018).
Napi Lapas Kelas II A Jambi yang meninggal dunia tersebut bernama Marhasan (50), warga Sei Kambang Kota Jambi, kata Kepala Lapas Kelas II A Jambi, Yusran, di Jambi, Minggu (7/10/2018).
Narapida narkoba di lapas itu meninggal akibat serangan jantung seusai sarapan pagi, dan sempat dilarikan ke klinik lapas namun tidak berhasil diselamatkan.
Napi tersebut sempat dilarikan ke klinik lapas, namun kondisi yang tidak memungkinkan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi.
"Sudah dilakukan pertolongan, tapi akhirnya tidak bisa diselamatkan lagi," kata Kalapas Kelas II A Jambi Yusran pula.
Yusran menegaskan narapidana yang meninggal dunia akibat serangan jantung itu sudah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman.
Napi tersebut telah menjalani masa tahannya dari total empat tahun. Saat ini, dia telah menjalani masa tahanan lebih kurang dua tahun.
Pada 2020 bulan Maret nanti seharusnya narapidana tersebut bebas, tetapi ajal sudah memanggilnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkes mengingatkan bahaya adiksi digital bagi kesehatan jiwa remaja dan mengajak keluarga membatasi penggunaan gawai.
Dua pekerja proyek ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencurian kabel instalasi listrik di pabrik tekstil Karanganyar usai memanfaatkan akses kerja.
Kubu Don Ritto berencana mengajukan praperadilan atas penyitaan emas 74 kilogram dan valas dalam perkara yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
RANS menerima pengunduran diri Direktur Grandy Prajayakti. Perseroan memastikan operasional tetap berjalan normal dan akan menggelar RUPS.
Kemnaker menargetkan 300 ribu peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 untuk mencetak SDM siap kerja sesuai kebutuhan industri.
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.