Rusia Siap Pertahankan Kaliningrad, Peringatkan NATO soal Risiko Konflik Bersenjata

Newswire
Newswire Selasa, 29 September 2026 18:37 WIB
Rusia Siap Pertahankan Kaliningrad, Peringatkan NATO soal Risiko Konflik Bersenjata

Ilustrasi, pasukan militer Rusia menembakkan Rudal ke wilayah Ukraina/ The Moscow Times.\r\n

Harianjogja.com, MOSKOW— Rusia memperingatkan NATO dan Kementerian Luar Negeri Belgia mengenai meningkatnya aktivitas militer di sekitar wilayah Kaliningrad. Moskow menilai tindakan tersebut dan meningkatnya ketegangan secara signifikan memperbesar risiko konflik bersenjata langsung.

Peringatan itu disampaikan Kedutaan Besar Rusia di Belgia. Rusia juga menyatakan siap menggunakan seluruh persenjataannya untuk mempertahankan wilayahnya jika negara-negara NATO berupaya mengisolasi Kaliningrad dari bagian lain Rusia.

"Kami memperingatkan bahwa langkah yang provokatif dan tidak bertanggung jawab ini secara signifikan meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung dengan negara kami," kata kedutaan dalam pernyataan pada Senin.

"Kami menegaskan bahwa Rusia memiliki sarana yang diperlukan untuk menangkis kemungkinan agresi dan siap menggunakan seluruh persenjataannya untuk mempertahankan wilayahnya jika negara-negara NATO berupaya mengisolasi wilayah Kaliningrad dari bagian lain negara kami," imbuh pernyataan kedutaan.

Rusia Soroti Aktivitas Militer NATO

Kedutaan Besar Rusia di Belgia mengatakan telah menyampaikan posisi Moskow kepada Sekretariat Internasional NATO dan Kementerian Luar Negeri Belgia.

Penyampaian tersebut dilakukan di tengah meningkatnya aktivitas militer NATO di dekat perbatasan Rusia. Moskow menyebut peningkatan aktivitas tersebut belum pernah terjadi sebelumnya.

"Kami mencatat peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam aktivitas militer blok tersebut di dekat perbatasan barat negara kami," katanya.

Rusia juga menyoroti perluasan berbagai inisiatif yang ditujukan untuk menangkal apa yang disebut sebagai "ancaman Rusia". Menurut pernyataan kedutaan, aktivitas tersebut mencakup latihan berskala besar yang mempraktikkan tindakan ofensif.

"Inisiatif untuk menangkal apa yang disebut 'ancaman Rusia' terus meluas, termasuk latihan berskala besar yang mempraktikkan tindakan ofensif," menurut isi pernyataan itu lebih lanjut.

Kaliningrad Jadi Sorotan

Menurut misi diplomatik Rusia, NATO berupaya menciptakan ancaman baru terhadap armada Rusia di kawasan Baltik.

Rusia juga menyebut NATO menyimulasikan skenario untuk mengisolasi wilayah Kaliningrad. Selain itu, NATO disebut mengembangkan rencana isolasi militer-politik terhadap pelabuhan-pelabuhan di wilayah barat laut Rusia.

Kedutaan Rusia turut menyoroti pernyataan sejumlah perwakilan negara-negara Barat mengenai kemampuan NATO untuk menyerang target militer di wilayah Kaliningrad.

Selain itu, kedutaan menyoroti adanya seruan untuk menggelar latihan baru di dekat perbatasan Rusia.

Kremlin Sebut Rusia Tak Mengancam Siapa Pun

Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia telah berulang kali menyoroti aktivitas dan peningkatan pasukan NATO yang disebutnya belum pernah terjadi sebelumnya di dekat perbatasan barat negara tersebut.

Kremlin menyatakan Rusia tidak mengancam siapa pun. Namun, Kremlin juga menegaskan bahwa Rusia tidak akan mengabaikan tindakan yang berpotensi membahayakan kepentingannya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online