Advertisement
Hoaks Pengeroyokan Dituduh Permainan Politik, Begini Jawaban Kubu Ratna Sarumpaet
Aktifis perempuan Ratna Sarumpaet memberi keterangan tentang kasus penganiyaannya yang tersebar ke media sosial saat konferensi pers di rumahnya, Kampung Melayu kecil, Jakarta, Rabu (3/10/2018). - Suara.com/Muhaimin A Untung
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Skandal hoaks aktivis Ratna Sarumpaet belakangan dikait-dikaitkan dengan permainan politik.
Kuasa hukum aktivis perempuan Ratna Sarumpaet yakni Insank Nasrudin menegaskan, kabar bohong atau hoaks pengeroyokan yang dikarang kliennya itu ada kaitannya dengan politik yakni (Pemilihan Presiden) Pilpres 2019 yang sudah mulai masuk pada tahap masa kampanye.
Advertisement
Menurut Insank, kabar bohong pengeroyokan itu awalnya hanya untuk konsumsi keluarga karena Ratna Sarumpaet tidak ingin anak-anaknya tahu bahwa ia baru saja menjalani operasi sedot lemak di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.
"Saya perlu tegaskan dalam hal ini tidak ada kaitannya dengan persoalannya politik, enggak ada kaitan sama tim pemenangan," ungkap Insank di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/10/2018).
BACA JUGA
Insank juga heran kabar bohong Ratna Sarumpaet yang awalnya untuk keluarga tiba-tiba meluas dan meledak ke publik sehingga membuat sejumlah tokoh bersimpati bahkan menyatakan pembelaannya.
"Enggak ada kesengajaan makanya saya bilang dari awal bahwa ini konsumsi keluarga, tapi menjadi bias seperti ini. Ya sudah kita akan hadapi secara hukum saja," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Ratna secara resmi mengakui kabar pengeroyokan terhadap dirinya tidak benar. Muka lebam sebagaimana potonya beredar di media sosial itu efek pasca lakukan sedot lemak di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.
Ratna Sarumpaet mengaku terpaksa berbohong kepada anaknya karena ia tidak ingin diketahui bahwa ia baru saja melakukan sedot lemak. Ibu dari artis Atiqah Hasiholan itu mengaku bohong setelah polisi membongkar kejanggalan dari kasus tersebut pada Rabu 3 Oktober kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
ASN Sleman Telat Bayar Pajak Kendaraan Terancam Tak Bisa Absen
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- ESDM Kaji Batas Konsumsi LPG 3 Kg per KK, Usulan Belum Final
- Gunungkidul Luncurkan Lapor Dok untuk Respon Cepat Penyakit Ternak
- Kemenhan: Porsche Berpelat Dinas di Halim Bukan Kendaraan Resmi
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Kerugian Akibat Kebakaran di Sleman 2025 Capai Rp1,38 Miliar
- KPK Dalami Kerugian Negara dalam Kasus Kuota Haji 2023-2024
- Kaesang Tekankan Penguatan Struktur PSI Demi Target Pemilu 2029
Advertisement
Advertisement



