Muncul Situs Skandalsandiaga.com, Ungkap Spa Plus-Plus Hingga Cerita Mesum

Sandiaga Uno. - Antara
25 September 2018 18:50 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Beredarnya sebuah situs yang menyebut skandal perselingkuhan cawapres Sandiaga Uno bikin heboh netizen.

Kepolisian dari Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tengah mengusut beredarnya isu perselingkuhan Calon Wakil Presiden pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Uno yang disebarkan situs skandalsandiaga.com tersebut. Situs itu berisikan tuduhan Sandiaga mempunyai perempuan simpanan.

Awalnya polisi mendapatkan informasi adanya situs itu. Polisi pun memeriksa konten-konten di dalamnya.

"Kita mendapatkan informasi adanya akun. Dan yang dari Cyber Crime sudah melakukan penyelidikan berkaitan dengan akun tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (25/9/2018).

Menurut Argo, penyelidikan terkait situs itu dilakukan setelah tuduhan perselingkuhan Sandiaga Uno dengan seorang wanita cantik mulai ramai diperbicangkan masyarakat. Kini, polisi sedang menganalisa konten-konten baik gambar dan tulisan yang dimuat di laman skandalsandiaga.com.

"Kita sudah ambil akun yang tertera sudah kita cek, kita ambil," katanya.

Diketahui, beredar isu perselingkuhan Sandiaga Uno yang disebar sebuah situs bernama skandalsandiaga.com. Isu adanya wanita simpanan itu beredar setelah Sandiaga Uno maju menjadi pendamping Calon Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 mendatang.

Dalam situs itu, menampilkan sebuah foto wanita cantik yang diduga sebagai wanita simpanan Sandiaga. Wanita cantik itu pun disebut berstatus sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta.

Di laman itu juga menyebutkan adanya perselingkuhan itu terjadi ketika Sandiaga masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Situs itu juga menyebut seorang perempuan yang melakukan spa plus-plus untuk melayani Sandiaga serta sejumlah cerita mesum lainnya. Sejumlah artikel baru diunggah pada 24 September lalu. Petinggi Partai Gerindra Fadli Zon sebelumnya mengomentari situs tersebut hanyalah berisi hoaks semata. 

Sumber : Suara