Klaten Ubah Sampah Jadi Listrik, Proyek Dimulai Tahun Ini
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Tari erotis yang ditampilkan di depan anak-anak TK./Twitter
Harinjogja.com, BEIJING- Pertunjukan tari erotis menuai protes dari orang tua karena ditampilkan di hadapan para anak TK.
Seorang kepala sekolah taman kanak-kanak (TK) di China yang mencoba memeriahkan upacara hari pertama sekolah dengan pertunjukan penari tiang yang erotis dipecat menyusul berbagai keluhan dari orang tua murid.
Melalui media sosial, para orang tua itu mengungkapkan kemarahan mereka menuntut pemecatan sang kepala sekolah.
Seperti kebanyakan sekolah di China, Taman Kanak-Kanak Xinshahui di Kota Shenzhen juga menandai dimulainya tahun ajaran baru dengan sebuah upacara yang biasanya diisi dengan pertunjukan dan pidato. Namun, pada Senin, 3 September, upacara itu diisi dengan pertunjukan tari tiang yang erotis, menyebabkan Kepala Sekolah Lai Rong kehilangan pekerjaannya.
Video yang menyebar di media sosial memperlihatkan seorang penari berpakaian ketat dan hot pants bergoyang naik turun di sebuah tiang diiringi musik dengan anak-anak kecil berseragam marching band menyaksikan dengan heran.
Beberapa siswa tampak mencoba menirukan gerakan penari itu, menggoyangkan pinggul mereka di sekitar tubuh temannya. Para orang tua terdengar mengomentari kepantasan ditampilkannya pertunjukan itu di depan anak-anak.
Mereka mengungkapkan kemarahannya melalui media sosial, mengancam akan mengeluarkan anak mereka dari sekolah itu dan meminta Rong dipecat.
"Tari tiang di upacara penyambutan sekolah? Bagaimana saya bisa mempercayai anak-anak saya dengan mereka? Saya akan menarik anak saya dari sekolah dan meminta pengembalian uang," kata salah satu orangtua murid melalui aplikasi WeChat sebagaimana dikutip AFP, Selasa (4/9/2018).
Melalui pesan teks kepada para orangtua, Kepala Sekolah Lai Rong meminta maaf atas “pemandangan mengerikan” yang mereka saksikan dan karena tidak mengecek penampilan si penari. Dia mengatakan, pertunjukan itu dimaksudkan untuk memeriahkan suasana.
Beberapa jam kemudian, otoritas pendidikan setempat mengumumkan bahwa mereka telah memecat si kepala sekolah dan menyelidiki insiden di Xinshahui itu.
"Sekolah-sekolah lain di distrik harus melakukan refleksi dari insiden ini dan menjunjung tinggi standar pendidikan," demikian pernyataan dari dinas pendidikan Bao’an.
Insiden ini merupakan satu dari beberapa peristiwa kurang menyenangkan yang terjadi pada awal tahun ajaran baru di China.
Selama akhir pekan, orang tua mengeluh bahwa program televisi yang dianggap wajib dilihat oleh pendidik negara pada Sabtu malam memasukkan 12 menit iklan, kebanyakan mempromosikan kursus les online dan penjualan alat tulis. Stasiun televise telah meminta maaf atas kejadian ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Veddriq Leonardo meraih emas dan Antasyafi Robby Al Hilmi merebut perak pada nomor speed putra World Climbing Series Chamonix 2026.
Mojtaba Khamenei berjanji membalas kematian Ali Khamenei di tengah memanasnya kembali ketegangan antara Iran, AS, dan Israel.
Warung Filadelphia di Philadelphia mengenalkan kuliner dan keramahan Indonesia melalui aneka hidangan Nusantara serta pelayanan hangat.
ISEAI mengusulkan skema B50 lebih fleksibel melalui Dynamic Blending Policy untuk menekan risiko fiskal dan menjaga keberlanjutan program.
Plt Jampidsus Rudi Margono memastikan penanganan perkara korupsi tetap berjalan usai pengunduran diri Febrie Adriansyah.