Sandiaga Uno Bakal Jadi Rival di Pilpres, Begini Reaksi Jokowi

Presiden Joko Widodo. - Antara/Wahyu Putro A
09 Agustus 2018 14:22 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Sandiaga Uno diperkirakan bakal menjadi cawapres Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 mendatang. Bagaimana komentar Joko Widodo menanggapi manjunya Sandiaga dalam kontestasi Pilpres 2019?

Presiden Joko Widodo menyebut mundur dari jabatan sebagai pejabat publik merupakan hak politik seseorang, termasuk rencana mundurnya Sandiaga Uno dari jabatan Wakil Gubernur DKI. "Ya, itu hak politik, saya kira itu sangat bagus. Sangat bagus," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah menemui Wapres JK di Kantor Wapres Jakarta, Kamis (9/8).

Hal itu disampaikan Presiden saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait rencana mundurnya Sandiaga Uno dari jabatan Wakil Gubernur DKI karena akan mendaftar sebagai cawapres ke KPU. Presiden meminta wartawan untuk menanyakan kejelasan mengenai hal itu kepada Kementerian Sekretaris Negara. "Coba tanyakan ke Setneg-lah," katanya.

Dia tidak menjawab saat ditanya wartawan apakah Sandiaga Uno telah mengajukan izin secara khusus kepada dirinya sebagai Presiden RI.

Sebelumnya, Ketua Umum Sekretariat Bersama Gerindra PKS PAN M Taufik mengatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno telah bersiap-siap untuk maju sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto. Untuk itu, Sandiaga Uno disebutkannya berencana untuk mengajukan pengunduran diri dari jabatannya pada Jumat (10/8) pagi.

Sedangkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno belum mengirimkan surat pengunduran diri terkait dengan berita yang santer menyebutnya menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. “Saya belun bisa komentar juga. Kalau mengundurkan diri, hari ini saya masih bertugas. Per detik ini saya bertugas, belum ada surat pengunduran diri," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.

Dia menambahkan sampai hari Kamis belum ada rencana mengirimkan surat. Naskah atau draf surat saja belum dibuat. "Untuk yang klarifikasi [soal cawapres] saya sampaikan saya tidak bisa memberikan pernyataan di luar tugas saya di Pemprov DKI sesuai PKPU, yang saya artikan kepala daerah tidak boleh ikut dalam kontes politik," kata Sandiaga.

Sumber : Antara