Kaspersky Ungkap Modus Baru Promosi Judi Online di Media Sosial
Kaspersky mengungkap promosi judi online kini memanfaatkan bot, akun media sosial palsu, dan spam komentar sehingga lebih sulit dideteksi.
Ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya./Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA-Ledakan kembali terjadi di Surabaya. Kali ini ledakan terjadi di Mapolrestabes Surabaya. Polisi sebut ledakan terjadi tepat di halaman depan markas.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal menyebut ledakan bom yang terjadi di Polrestabes Surabaya persis terjadi di halaman depan markas.
"Ya ada ledakan di depan Polrestabes Surabaya," kata Iqbal kepada awak media, Jakarta, Senin (14/5/2018).
Iqbal mengungkapkan kejadian ledakan ini sendiri sekira pukul 08.50 WIB. Aparat kepolisian saat ini sedang melakukan pengecekan dan penyelidikan.
"Kejadian sekitar pukul 08.50 WIB," tutur Iqbal.
Provinsi Jaqa Timur sendiri tengah dilanda duka. Pasalnya, ledakan bom terjadi di beberapa titik. Antara lain, di tiga Gereja, lalu Rumah Susun (Rusun) Sidoarjo. Akibat kejadian itu beberapa orang meninggal dunia dan luka-luka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Kaspersky mengungkap promosi judi online kini memanfaatkan bot, akun media sosial palsu, dan spam komentar sehingga lebih sulit dideteksi.
Persaingan Golden Boot Piala Dunia 2026 belum berakhir. Kylian Mbappe masih berpeluang menyalip Lionel Messi lewat laga perebutan tempat ketiga Prancis vs Inggr
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mengancam sanksi hingga pidana bagi pelaku usaha yang merugikan peternak ayam dan telur. Pengawasan distribusi diperket
Wasit Slovenia Slavko Vincic ditunjuk FIFA pimpin final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina. Laga di New Jersey, Senin dini hari. Simak profilnya di sini.
Timnas Voli U-18 Indonesia vs Bahrain di klasifikasi AVC Championship 2026. Pelatih Odyk Hermanto: kunci kemenangan ada di kepercayaan diri! Saksikan Jumat sore
Ko Hee-jin, mantan pelatih Megawati Hangestri di Red Sparks, terseret kasus pembiaran pelecehan seksual. Manajemen klub nonaktifkan sang pelatih. Simak kronolog