Orangutan Betina Terjebak Bekas Karhutla di Kotim, Ini Kondisinya
BKSDA Kalteng bersama OFI dan Animal Rescue Sampit menyelamatkan orangutan betina berusia sekitar 20 tahun dari lahan bekas karhutla di Kotim.
Kilang minyak lepas pantai. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah berkomitmen membawa Indonesia menjadi negara industri dan negara modern dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang ditopang sektor energi. Komitmen tersebut disampaikan saat meresmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Gas Alam Cair (LNG) Abadi Masela secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.
Menurut Presiden, transformasi menuju negara industri membutuhkan pasokan energi yang kuat agar Indonesia mampu menghasilkan berbagai produk bernilai tambah melalui agenda hilirisasi dan industrialisasi.
"Dan saya sudah merencanakan, dan saya sudah melihat rencana-rencana yang riil. Kita bertekad untuk menjadi negara industri, negara modern, dan kita bertekad rakyat kita harus hidup dengan baik, hidup dengan layak," ucap Presiden.
Energi Dinilai Jadi Fondasi Transformasi Ekonomi
Prabowo mengatakan Indonesia memiliki sumber daya alam serta kapasitas sumber daya manusia yang memadai untuk mewujudkan cita-cita menjadi negara industri.
Ia menambahkan pembangunan ekonomi juga memerlukan dukungan pembiayaan yang cukup untuk memperkuat layanan kesehatan, meningkatkan kesejahteraan guru dan aparatur sipil negara (ASN), serta membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Karena itu, proyek strategis seperti LNG Abadi Masela dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus memenuhi kebutuhan energi bagi program hilirisasi dan industrialisasi.
"Dengan demikian, proyek semacam ini sangat penting. Saya sangat menghargai dimulainya proyek ini," ujar Presiden.
Investasi Capai US$20,9 Miliar
Presiden menjelaskan proyek LNG Abadi Masela memiliki nilai investasi sekitar 20,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp379 triliun. Proyek tersebut diproyeksikan menghasilkan lebih dari 9 juta ton LNG beserta produk kondensat yang akan menopang pembangunan nasional.
Prabowo juga menekankan bahwa seluruh kebijakan pembangunan ekonomi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya," kata Prabowo menegaskan.
Tonggak Investasi Energi Nasional
Peletakan batu pertama LNG Abadi Masela menjadi penanda dimulainya salah satu investasi sektor energi terbesar dalam sejarah Indonesia. Pemerintah menilai proyek tersebut akan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga kawasan timur Indonesia.
Proyek ini dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd. bersama Pertamina dan Petronas dengan nilai investasi sekitar 20,9 miliar dolar AS.
Fasilitas LNG Abadi Masela dirancang memiliki kapasitas produksi 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), serta menghasilkan kondensat sekitar 35.000 barel per hari.
FEED Lampaui Target, Bidik FID Akhir 2026
Hingga awal Juli 2026, progres Front End Engineering Design (FEED) telah mencapai 79,56 persen, melampaui target yang ditetapkan. Pemerintah juga terus menyelesaikan berbagai perizinan strategis dan desain fasilitas utama sebagai persiapan menuju Final Investment Decision (FID) pada akhir 2026.
Pemerintah memproyeksikan kilang LNG Abadi Masela akan berkembang menjadi salah satu pusat industri energi terbesar di Indonesia timur.
Keberadaan proyek tersebut diharapkan memacu pertumbuhan industri pendukung, memperluas peluang usaha bagi UMKM, serta membuka lapangan kerja dengan mengutamakan tenaga kerja lokal dari Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Selain memperkuat ketahanan energi nasional, LNG Abadi Masela juga menjadi proyek LNG pertama di Indonesia yang mengintegrasikan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) sejak tahap pengembangan sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BKSDA Kalteng bersama OFI dan Animal Rescue Sampit menyelamatkan orangutan betina berusia sekitar 20 tahun dari lahan bekas karhutla di Kotim.
AC Milan menghadapi RB Salzburg pada Kamis (15/10/2026) pukul 23.45 WIB. Rúben Amorim memburu poin pertama setelah kalah dari Benfica.
Celta Vigo menjamu Juventus di Liga Europa pada Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Simak jadwal, kondisi tim, dan peluang kedua klub.
KPK mengamankan 20 orang dalam OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Uang tunai sekitar Rp1 miliar disita berdasarkan hitungan awal.
Delapan negara bagian AS menggugat OpenAI atas dugaan risiko ChatGPT bagi anak dan remaja. Mereka meminta perubahan sistem dan sanksi hukum.
KPK mendalami dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Klaten serta dugaan pemberian kepada oknum BPK terkait audit dalam OTT Bupati Hamenang.