Kabut di Riau Semakin Menipis

30 Juni 2013 03:33 WIB Redaksi Solopos News Share :

 

JAKARTA-Ada kabar baik dari insiden kabut asap akibat kebakaran hutan di Riau. Kabut semakin menipis dan tingkat ancamannya bagi kesehatan menjadi berkurang.

"Laporan kesehatan lingkungan yang saya terima dari petugas di Pekanbaru, Batam, Dumai dan Bagan Siapi-api,kabut terlihat tipis, jauh membaik dari minggu yg lalu," ujar Tjandra Yoga Aditama, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes, dalam pernyataanya, Minggu (30/6/2013).

Kabut yang tak kunjung hilang itu berkorelasi dengan ancaman terhadap kesehatan masyarakat setempat. Menurut Tjandra, angka ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) di Kabupaten Kota di Riau masih dibawah 100/normal, sementara laporan team DitJen P2PL di BTKL Batam juga ISPU dibawah 85. Data penyakit dari Kabid P2PL Riau, angka ISPA bulan Juni mengalami peningkatan sekitar 20 - 30% dibanding bulan sebelumnya.

"Ada 5 anjuran ke masyarakat yang masih ada gangguan asap kebakaran hutan di daerahnya," kata Tjandra.

Lima anjuran tersebut yaitu:

1. Selalu melakukan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
2. Batasi sedapat mungkin kontak dengan asap, misalnya bila mungkin batasi aktifitas di luar gedung, bila beraktifitas di luar maka gunakan masker, dijaga sedapat mungkin agar asap tidak masuk ke dalam rumah/gedung dll.
3. Mereka yang sudah punya penyakit kronik menahun agar kontrol ke petugas kesehatan yang biasa menangani mereka, mungkin perlu ada penyesuaian obat atau nasehat kesehatan tertentu
4. Tempat penampungan air (sumur dll) dan makanan di luar rumah agar ditutup. Makanan dan minuman dikelola dengan bersih dan jaga sanitasinya
5. Bila ada keluhan gangguan kesehatan maka segera berkonsultasi dengan petugas kesehatan terdekat.