BUS TERBAKAR : Bus di Kota Xiamen Terbakar, 42 Orang Tewas

08 Juni 2013 09:24 WIB Redaksi Solopos News Share :

[caption id="attachment_413705" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/08/bus-terbakar-bus-di-kota-xiamen-terbakar-42-orang-tewas-413704/bus-terbakar-di-china-reuters" rel="attachment wp-att-413705">http://images.harianjogja.com/2013/06/bus-terbakar-di-china-reuters-370x308.jpg" alt="" width="370" height="308" /> Foto Bus Terbakar di Kota Xiamen, China
JIBI/Harian Jogja/Reuters[/caption]

CHINA-Sebuah bus terbakar dan menyebabkan 42 orang tewas dan 33 penumpang lainnya terluka parah. 3 Diantaranya dirawat di ruang perawatan intensif.

Dilansir dari Xinhua News, Sabtu (8/6/2013), kecelakaan terjadi di jalur antara halte Caitang dan halte Jinshan. 500 meter dari Jinshan, wilayah bagian tenggara provinsi Fujian, China pada Jumat (7/6) malam waktu setempat.

"BRT (bus rapid transit) mulai terbakar di kota Xiamen pada pukul 18.30 waktu setempat," kata pejabat setempat.

Seorang wartawan Xinhua yang berada di lokasi kejadian melihat rangka bus hangus terbakar. Beberapa saksi mata mengatakan mereka sempat mendengar ledakan yang keras sekitar 10 menit setelah kebakaran terjadi.

"Api mulai semakin besar saat bus sudah berada 500 meter dari halte pemberhentian Jinshan," lanjutnya.

Reporter itu mengatakan kebakaran terjadi saat memasuki jam sibuk. BRT ini biasanya beroperasi dalam waktu yang sama dengan komuter.

Seorang penumpang bermarga Yang mengatakan, pada awalnya dia mencium bau bensin saat sedang menggunakan ponselnya. Setelah mencium bau tersebut, ia dan penumpang lainnya bergegas menyelamatkan diri dengan cara memecahkan cara menghancurkan kaca jendela.

"Api menyebar dengan cepat," kenang Yang.

Seorang penumpang lainnya turut mengambil foto yang menunjukkan asap hitam tebal dari kebakaran bus itu. Ia sendiri selamat namun mengalami luka di lengan dan kakinya

Perawat di Rumah Sakit Pertama Afiliasi dari Xiamen University mengatakan, rumah sakit membenarkan sebanyak 17 orang mengalami cedera. Tiga diantaranya dirawat di ruang perawatan intensif. Hingga saat ini penyebab kecelakan masih dalam tahap penyelidikan.