Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Ilustrasi. /Bisnis Indonesia-Andi Rambe
Harianjogja.com, JAKARTA--Kementerian Agama (Kemenag) akan menerapkan enam inovasi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1440 H/2019 untuk mengoptimalkan pelayanan, pembinaan, dan perlindungan bagi jemaah haji Indonesia.
“Kami melakukan inovasi bina haji 2019,” kata Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Khoirizi di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Rabu (1/5/2019), dalam acara pembekalan petugas haji Arab Saudi 1440 H/2019.
Enam inovasi yang dimaksud yakni meningkatkan peran petugas Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji (P3JH), penempatan konsultan ibadah-ibadah di sektor-sektor, dan menguatkan pemberdayaan petugas kloter.
Selanjutnya meningkatkan peran petugas daerah ketua regu dan ketua rombongan, mengubah sistem seleksi dan pola pembekalan, serta menggerakkan tiga langkah satgas Armuzna.
Menurut Khoirizi, inovasi dalam bina haji sangat penting karena penyelenggaraan haji diliputi begitu banyak problematika yang kerap kali tidak terduga.
Ia mencatat setidaknya problematika haji timbul karena berhubungan dengan upaya mengurus banyak orang, melibatkan banyak pihak, beragam strata sosial, beragam latar belakang, dilaksanakan di luar negeri, dibatasi ruang dan waktu.
Oleh karena itu pihaknya menyiapkan komitmen dan profesionalitas para petugas haji agar semakin baik. Hal ini dibutuhkan untuk menyukseskan sebuah event besar penyelenggaraan ibadah haji.
“Apa ada event yang lebih besar dari haji? Kecuali pilpres dan pileg kemarin. Tapi yang berbeda, haji menggerakkan orang. Bukan sekedar dari rumah menuju TPS, tapi haji menggerakkan orang dari rumahnya hingga tanah suci,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Khoirizi juga meminta petugas haji untuk meneguhkan komitmen untuk hadir di tengah-tengah jemaah.
Caranya adalah dengan melakukan optimalisasi pergerakan petugas, sehingga dapat menyebarkan petugas yang hanya berjumlah sekitar 4.000an orang di tengah-tengah lebih dari 200.000 jemaah.
“Bentuk komitmen kita harus hadir di tengah-tengah jemaah. Itu kenapa petugas haji diambil dari seluruh Indonesia, karena kita akan melayani jemaah yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia juga,” tutur Khoirizi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.