Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Sandiaga Uno. /Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA--Kampanye rapat umum tidak hanya dihadiri kalangan dewasa. Anak-anak juga tampak ikut serta untuk meramaikan salah satu seremonial menuju pesta demokrasi itu.
Keberadaan anak-anak itu menjadi perhatian serius bagi calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Ia menyarankan agar disediakan area bermain untuk anak di luar lokasi kampanye.
Sandiaga sendiri mengaku menyesalkan adanya anak-anak yang dilibatkan dalam acara kampanye terbuka seperti sekarang ini. Akan tetapi, Sandiaga memahami jika anak-anak tersebut terpaksa dibawa oleh orang tuanya, lantaran tidak ada lagi yang menjaga jika ditinggalkan di rumah.
"Nggak boleh [dibawa]... itu sudah jadi isu dari dulu. Tapi banyak anak-anak tidak bisa ditinggal karena nggak ada asisten domestik," kata Sandiaga seusai berpidato di acara kampanye di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (25/3/2019).
Hal semacam itu, sempat ditemuinya saat maju sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta pada 2017 silam. Saat berkampanye kala itu, ia melihat tidak sedikit para orang tua membawa serta anak-anaknya ke lokasi kampanye.
"Saya sampaikan jangan bawa anak-anak di bawah umur ke daerah kampanye, tapi mereka bilang tidak bisa ditinggal," ujarnya.
Mengatasi hal tersebut, Sandiaga memberikan saran supaya ada tempat khusus bermain anak-anak atau playground di sekitar lokasi kampanye. Sehingga, anak-anak tersebut tidak harus di bawa masuk ke area kampanye.
"Nah itu jadi salah satu masukkan buat kami agar di acara-acara kampanye dibuatkan arena playground di luar supaya mereka nggak masuk, tapi di sana," pungkasnya.
Untuk diketahui, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan adanya sejumlah pelanggaran dalam kampanye terbuka perdana yang dilakukan dua pasang calon presiden dan calon wakil presiden (capres dan caawapres) pada Minggu (24/3/2019).
Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mencatat di hari pertama kampanye terbuka, pihaknya menemukan adanya beberapa pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh pasangan Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno. Salah satunya kata Fritz yakni keterlibatan anak-anak dalam kampanye.
"Ya kita lihat bahwa dari catatan itu kedua paslon sama-sama melakukan beberapa hal yang dilarang, tidak patuh lah. Misalnya masih ada anak-anak di dalam kampanye. Padahal itu kan tidak sesuai dengan komitmen kita," tutur Fritz kepada wartawan, Senin (25/3/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny