Kemenhub Tegur Keras Asuransi Internasional soal Salvage KM Virgo Transport 8

Newswire
Newswire Senin, 28 September 2026 22:47 WIB
Kemenhub Tegur Keras Asuransi Internasional soal Salvage KM Virgo Transport 8

Tim SAR gabungan menurunkan kantong berisi jenazah korban kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 dari kapal evakuasi yang tiba di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). Antara/Bayu Pratama S/YU

Harianjogja.com, BANJARMASIN—Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegur keras lembaga asuransi internasional Protection and Indemnity (P&I) terkait lambatnya pelaksanaan operasi salvage atau pengangkatan bangkai Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.

Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan Kemenhub telah melayangkan surat teguran kepada P&I. Teguran kedua juga telah disampaikan jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kepada pemilik KM Virgo agar segera melaksanakan operasi salvage.

“Kementerian Perhubungan sudah menyampaikan surat teguran keras kepada P&I, bahkan kami pun dari jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sudah memberikan teguran yang kedua kepada pemilik KM Virgo untuk segera melaksanakan kegiatan salvage ini,” kata Heri dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-16 kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin malam.

Menurut Heri, percepatan pengangkatan bangkai kapal diperlukan untuk membantu tim pencarian dan pertolongan (SAR). Bangkai kapal diduga menjadi salah satu lokasi yang memungkinkan masih terdapat korban yang belum ditemukan.

Saat ini, sebanyak 64 korban masih dalam pencarian setelah KM Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa pascakecelakaan pada Minggu (13/9).

“Mudah-mudahan tidak lebih dari satu minggu seluruh administrasi dan teknis pelaksanaan salvage ini sudah berada di lokasi kapal-kapal, mudah-mudahan seperti itu. Kita berdoa, kita monitor terus,” ujarnya.

Heri mengatakan tim SAR gabungan bersama Direktur Jenderal Perhubungan Laut terus mendorong pemilik kapal agar segera melakukan pengangkatan bangkai kapal. Pemilik juga didorong untuk segera menunjuk mitra yang akan melaksanakan operasi salvage.

Namun, proses tersebut masih terkendala dari pihak asuransi P&I yang masih mempertimbangkan perusahaan yang akan ditunjuk sebagai pelaksana.

“Memang agak kesulitan dari pihak asuransi P&I-nya ini masih menimbang, ada dua perusahaan besar yang dia tunjuk sebenarnya, tapi saya belum bisa pastikan perusahaannya yang mana salah satu, tapi ada dua perusahaan besar yang mau ditunjuk,” katanya.

Berdasarkan informasi dari pihak asuransi P&I, penunjukan mitra pelaksana salvage dijadwalkan dilakukan pada Rabu.

Kementerian Perhubungan bersama KSOP Banjarmasin pun terus memantau perkembangan proses tersebut bersama pihak terkait dalam penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8.

179 Orang Ditemukan

Hingga hari ke-16 operasi SAR, Senin (28/9/2026) pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 179 orang telah ditemukan.

Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 71 orang meninggal dunia.

Sementara itu, sebanyak 64 korban masih dalam proses pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online