Cegah Keracunan MBG, BGN Pertimbangkan Test Kit di SPPG
BGN mempertimbangkan test kit di setiap dapur SPPG untuk mendeteksi kandungan berbahaya pada makanan dan mencegah keracunan MBG.
Dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka, dalam sebuah acara promo bisnis mereka di Jakarta, Minggu (11/3/2018) lalu. /Suara.com - Kurniawan Mas\'ud
Harianjogja.com, JOGJA-- Perang media sosial antara dua anak Presiden Joko Widodo atau Jokowi ternyata mendapat perhatian dari sang ayah. Jokowi akhirnya menegur kedua anaknya, yakni Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep di Twitter. Teguran itu diberikan lantaran keduanya tak akur dan saling sindir di media sosial.
Teguran Jokowi itu berawal dari unggahan Kaesang di akun Twitter miliknya. Kaesang membuat gambar parodi untuk menjauhi narkoba dan Markobar. Selain itu, ia mengarahkan para warganet untuk membeli Sang Pisang.
Untuk informasi, Markobar merupakan usaha martabak yang dirintis oleh Gibran. Sementara, Sang Pisang merupakan usaha pisang nugget yang dirintis oleh Kaesang.
“#SayNoToNarkoba #SayNoToMarkobar #SayYesToSangPisang,” kata Kaesang seperti dikutip, Rabu (6/3/2019).
Dalam foto yang diunggah Kaesang, tampak ia sedang mempromosikan produk Sang Pisang yang sedang dirintisnya. Namun, ia menyindir produk yang dijual oleh sang kakak.
Melalui akun Twitter resmi @jokowi, Jokowi meminta agar Gibran dan Kaesang bisa rukun dan tak berantem meski jauh dari orang tua. Pasalnya, kini kedua anak Jokowi itu sudah jauh dari orang tua dan mandiri dengan usaha yang dirintis masing-masing.
“Aduh… @kesangp dan @Chili_Pari kalian nih jauh dari orang tua, sudah punya usaha sendiri, masih suka berantem. Yang rukun dong,” tegur Jokowi.

Mengetahui telah ditegur oleh sang ayah, Kaesang pun segera membalas tweet dari Jokowi dan meminta ampun. Namun, Kaesang tetap berkelakar akan mengulangi perbuatannya lagi.
“Ampun pak ampun. Saya akan mengulanginya lagi,” balas Kaesang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BGN mempertimbangkan test kit di setiap dapur SPPG untuk mendeteksi kandungan berbahaya pada makanan dan mencegah keracunan MBG.
Neeltje Deliana Insjowi Werimon, Paskibraka asal Jayapura, menjadi pembawa baki bendera saat penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka.
DPMPTSP Kota Jogja meluncurkan Katalog Data untuk mempermudah akses informasi perizinan, nonperizinan, OSS, dan investasi secara digital.
Petani muda Rejo Farm di Sleman menghias ratusan melon dengan tema pejuang merah putih untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sri Sultan HB X menegaskan kedaulatan, keadilan dan kemakmuran harus menjadi laku bangsa dalam membangun Indonesia.
BGN menutup 1.300 SPPG yang tidak memenuhi standar keselamatan pangan dan menyiapkan test kit kimia untuk mendeteksi racun.