Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu Bagimu Negeri Dinyanyikan

Newswire
Newswire Senin, 17 Agustus 2026 19:07 WIB
Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu Bagimu Negeri Dinyanyikan

Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Antara/HO-BPMI\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA— Presiden Prabowo Subianto tampak berkaca-kaca saat berdiri mendengarkan lagu "Bagimu Negeri" dalam rangkaian Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin sore.

Mata Prabowo mulai tampak berkaca-kaca sejak lagu yang dibawakan Vina Panduwinata itu dimulai. Presiden juga turut menyanyikan lirik "Bagimu Negeri" sejak bait awal hingga lagu tersebut selesai dinyanyikan bersama Rizky Febian dan Niki Becker.

Sepanjang lagu berkumandang, mata Prabowo terlihat berkaca-kaca dan ia beberapa kali mengedipkan mata. Setelah lagu berakhir, Presiden bertepuk tangan sembari mengusap wajahnya, dengan kondisi mata yang masih tampak berkaca-kaca.

Prabowo Pimpin Upacara Penurunan Bendera

Dalam upacara tersebut, Prabowo bertindak sebagai inspektur Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) membentuk formasi angka 81 ketika prosesi penurunan bendera Merah Putih berlangsung. Formasi tersebut menandai usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81 tahun.

Bendera Merah Putih yang telah diturunkan kemudian dibawa oleh pembawa baki untuk diserahkan kembali kepada Presiden Prabowo. Prosesi itu sekaligus menandai berakhirnya rangkaian inti upacara penurunan bendera.

Setelah menerima kembali bendera, Prabowo duduk di mimbar kehormatan untuk menyaksikan persembahan lagu "Bagimu Negeri" yang dibawakan Vina Panduwinata, Rizky Febian, dan Niki Becker.

Usai persembahan lagu tersebut, upacara penurunan bendera dinyatakan selesai. Prabowo kemudian meninggalkan mimbar kehormatan.

Paskibraka Penurunan Bendera

Upacara penurunan bendera dipimpin oleh komandan pasukan kelompok 17, Baruno Wicaksono, siswa asal SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat.

Baruno merupakan putra dari Setiari Marwanto dan Sumartini.

Sementara itu, Bendera Merah Putih dibawa turun oleh pembawa baki Neeltje Deliana Insjowi Werimon, pelajar SMA Negeri 8 Jayapura asal Papua. Neeltje merupakan putri dari Aiwoisendin Hendrik Werimon dan Steffi Edithya Florence Awom.

Posisi cadangan baki diisi oleh Ismi Ulfaidah, siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar asal Sulawesi Barat. Ismi merupakan putri dari Rahman dan Suburia.

Setiap 17 Agustus, Istana Kepresidenan menjadi pusat rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan utama biasanya diawali dengan upacara peringatan detik-detik Proklamasi pada pagi hari di halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Upacara tersebut diikuti Presiden dan Wakil Presiden, jajaran pejabat negara, pimpinan lembaga negara, perwakilan negara sahabat, veteran, serta tamu undangan. Dalam rangkaian ini, Presiden bertindak sebagai inspektur upacara, sementara pengibaran Sang Merah Putih menjadi salah satu momen utama.

Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera pada sore hari. Prosesi tersebut menjadi bagian rutin dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI sekaligus menandai berakhirnya kegiatan kenegaraan pada 17 Agustus.

Selain upacara, Istana biasanya menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, seperti penampilan seni dan budaya, kirab, serta hiburan yang melibatkan seniman dan masyarakat. Pelaksanaan rangkaian kegiatan dapat menyesuaikan kebijakan dan konsep perayaan yang ditetapkan pemerintah setiap tahunnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online