Gunung Anak Krakatau Alami 18 Gempa Vulkanik Dalam

Newswire
Newswire Jum'at, 01 Maret 2019 13:57 WIB
Gunung Anak Krakatau Alami 18 Gempa Vulkanik Dalam

Gunung Anak Krakatau. /Ist- BNPB via Suara.com

Harianjogja.com, LAMPUNG--Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mengalami 18 kali kegempaan vulkanik dalam, sepanjang pengamatan Kamis (28/2/2019) hingga Jumat (1/3/2019) dini hari. Informasi tersebut disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Minerall. 

Menurut PVMBG, dalam rilis berdasarkan laporan aktivitas gunung api disampaikan Deny Mardiono AMd, Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, diterima di Bandarlampung, Jumat pagi, pada periode pengamatan 28 Februari 2019, pukul 00.00 sampai dengan 24.00 WIB mengalami kegempaan vulkanik dalam 18 kali, amplitudo 2-12 mm, S-P 0,6 - 2,7 detik, durasi 4-16 detik.

Gunung Anak Krakatau juga mengalami kegempaan tektonik lokal sembilan kali, amplitudo 1-9 mm, S-P 3,2 - 4,7 detik, durasi 4-70 detik; dan kegempaan tektonik jauh 2 kali, amplitudo 3-15 mm, S-P 12,1 detik, durasi 80-180 detik.

Gunung api di dalam laut dengan ketinggian 155 meter dari permukaan laut (mdpl) ini cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan.

Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat. Suhu udara 24-29 derajat Celsius, kelembapan udara 0-100%, dan tekanan udara 0-756.6 mmHg. Visual gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Ombak laut tenang.

Kesimpulan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online